Makassar, Beritainti.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menegaskan komitmen dan kesiapan penuhnya untuk menggelar dua perhelatan nasional bergengsi secara bersamaan. Dua agenda besar tersebut adalah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54. Kedua kegiatan ini dijadwalkan berlangsung secara meriah pada tanggal 9 hingga 12 Juli 2026, dengan pusat kegiatan bertempat di Trans Studio Mall (TSM) Makassar serta didukung oleh sejumlah lokasi strategis lainnya di ibu kota provinsi.

Ketua Panitia Harian HUT Dekranas, Sukarniaty Kondolele, dalam keterangan persnya di Makassar, Selasa (7/7/2026), memaparkan bahwa penyelenggaraan kali ini

Jul 08, 2026 - 01:30
0 1
Ketua Panitia Harian HUT Dekranas, Sukarniaty Kondolele, dalam keterangan persnya di Makassar, Selasa (7/7/2026), memaparkan bahwa penyelenggaraan kali ini mengangkat tema besar yang sangat inspiratif, yaitu “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”. Pemilihan tema tersebut bukan tanpa alasan; ini merupakan representasi dari visi besar untuk memperluas akses pasar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya yang bergerak di sektor wastra (kain tradisional) dan kriya (kerajinan tangan).

Puncak Acara dan Agenda Pembukaan

Rangkaian pameran dan acara puncak HUT Dekranas direncanakan akan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran, pada tanggal 10 Juli 2026. Sebelum memimpin seremoni pembukaan di TSM, Ibu Selvi Gibran diagendakan untuk melakukan peninjauan langsung ke salah satu lokasi unggulan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berada di wilayah Kota Makassar. Hal ini menunjukkan sinergi yang kuat antara program pemberdayaan dengan promosi produk unggulan daerah.
“Pameran ini diharapkan mampu membawa UMKM naik kelas, tidak hanya berkiprah di tingkat nasional tetapi juga menembus pasar internasional sesuai tema ‘Perajin Mendunia’,” ujar Sukarniaty di hadapan awak media yang bertugas meliput persiapan acara.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa HUT Dekranas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi batu loncatan strategis bagi para perajin lokal untuk go global.

Panggung Promosi 24 Kabupaten/Kota

Sebagai tuan rumah, Sulawesi Selatan memanfaatkan momentum emas ini untuk memamerkan kekayaan budaya dan kreativitas lokal dari seluruh penjuru daerahnya. Sebanyak 24 kabupaten dan kota di Sulsel telah menyiapkan produk unggulan terbaik mereka yang telah lolos proses kurasi ketat. Setiap daerah akan menampilkan identitas kriya dan wastra mereka di paviliun-paviliun khusus yang dirancang semenarik mungkin. Lebih dari sekadar pameran, ajang ini dirancang untuk membuka peluang kerja sama bisnis dan investasi antardaerah, menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang saling terhubung dan menguntungkan. Laporan redaksi kami memperoleh informasi bahwa selama empat hari penyelenggaraan, pengunjung tidak hanya disuguhi pameran produk statis. Panitia telah menyusun serangkaian agenda padat yang bersifat interaktif dan edukatif. Beberapa di antaranya meliputi gelar wicara (*talkshow*) ekonomi kreatif yang menghadirkan para pakar dan praktisi sukses, lokakarya (*workshop*) keterampilan, penampilan seni budaya tradisional dan kontemporer, permainan interaktif bagi keluarga, hingga peragaan busana (*fashion show*) yang memadukan wastra nusantara dengan sentuhan gaya modern.

Strategi Baru di Pusat Perbelanjaan

Salah satu terobosan yang menjadi sorotan dalam HUT Dekranas tahun ini adalah pemilihan Trans Studio Mall sebagai lokasi utama pameran. Sukarniaty menjelaskan bahwa ini merupakan kali pertama dalam sejarah panjang HUT Dekranas, pameran digelar di pusat perbelanjaan besar. Langkah ini diambil sebagai strategi jitu untuk mendekatkan produk-produk lokal berkualitas tinggi langsung kepada konsumen, khususnya dari segmen pasar yang lebih luas, termasuk generasi muda dan keluarga. “TSM memiliki potensi kunjungan harian yang sangat signifikan, rata-rata mencapai 5.000 hingga 7.000 orang pada hari kerja, dan bisa melonjak drastis menjadi 20.000 hingga 40.000 orang saat akhir pekan,” paparnya. Dengan tingkat lalu lintas pengunjung setinggi itu, panitia optimistis bahwa transaksi penjualan para pelaku UMKM akan mengalami peningkatan yang substansial, memberikan dampak langsung pada perputaran ekonomi daerah.

Konsolidasi HKG PKK ke-54

Di sisi lain, persiapan untuk perhelatan HKG PKK ke-54 juga memasuki tahap final. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Saleh, mengonfirmasi bahwa persiapan teknis dan akomodasi hampir tuntas sepenuhnya. Data terbaru menunjukkan bahwa perwakilan dari 38 provinsi serta 548 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia telah mengonfirmasi kehadirannya. Bahkan, sejumlah delegasi sudah mulai berdatangan ke Kota Makassar untuk bersiap mengikuti rangkaian kegiatan yang akan diselaraskan dengan perayaan HUT Dekranas. Sinergi antara HUT Dekranas dan HKG PKK ini diharapkan dapat menciptakan gaung yang lebih besar, tidak hanya dalam konteks seremonial tetapi juga dalam dampak ekonomi dan sosial. Dengan menggabungkan dua kekuatan nasional ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah arahan para pemangku kepentingan berupaya membuktikan bahwa sektor kerajinan, pemberdayaan keluarga, dan ekonomi kreatif dapat menjadi motor penggerak utama yang mendongkrak citra sekaligus pendapatan ekonomi daerah secara signifikan di tahun 2026.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User