BANDA ACEH — Bos MNC Hary Tanoe Dilaporkan Pidana, Diduga Aniaya Bawahan

Kronologi Pemanggilan Internal yang Berujung Pelaporan BANDA ACEH — Hary Tanoesoedibjo, pemilik MNC Group, dilaporkan ke pihak berwajib atas dugaan pengani

Jul 09, 2026 - 09:26
0 0

Kronologi Pemanggilan Internal yang Berujung Pelaporan

BANDA ACEH — Hary Tanoesoedibjo, pemilik MNC Group, dilaporkan ke pihak berwajib atas dugaan penganiayaan dan pelecehan terhadap Sadiah Amir Sussy, Branch Manager MNC Bank di Kantor Cabang MNC Tower. Kuasa hukum Sadiah, Sogi Bagaskara, mengungkapkan bahwa insiden bermula ketika kliennya dipanggil untuk pemeriksaan internal terkait dugaan penyalahgunaan wewenang. Alih-alih proses yang profesional, Sadiah justru diduga menghadapi tekanan fisik dan verbal.

“Klien kami dipaksa membuka baju, mulutnya disumpal sepatu, dan mengalami kekerasan fisik langsung di ruangan yang seharusnya menjadi tempat audit internal,” ujar Sogi Bagaskara dalam keterangan pers di Banda Aceh.

Laporan resmi telah dilayangkan ke kepolisian setempat dengan nomor registrasi LP/B/23/III/2026/SPKT/Aceh. Tindakan ini berpotensi melanggar sejumlah pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), terutama pasal penganiayaan dan perendahan martabat di tempat kerja. Korban mengaku masih dalam pendampingan psikolog akibat trauma mendalam setelah peristiwa tersebut.

Dampak Ekonomi dan Sentimen Pasar terhadap MNC Group

Dugaan ini langsung menciptakan riak di bursa efek. PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP), entitas induk grup yang menaungi MNC Bank, mencatat koreksi minor sebesar 1,8 persen pada perdagangan pagi, meskipun belum ada kepastian apakah ini benar-benar reaksi pasar terhadap berita tersebut. Pelaku pasar biasanya sensitif terhadap potensi key person risk, yaitu ketika tokoh kunci sebuah perusahaan terlibat masalah hukum yang dapat mengganggu operasional dan strategi bisnis jangka panjang.

Kapitalisasi pasar BCAP saat ini berada di kisaran Rp4,7 triliun. Meski belum terkonfirmasi, potensi risiko reputasi bisa melebar ke lini bisnis lain seperti MNC Media, MNC Land, dan layanan finansial digital MotionPay. Menurut analis Panin Sekuritas, Andre H. Pratama, “Jika dugaan ini terbukti, investor institusi bisa menarik diri sementara dari efek MNC, terutama yang berbasis nilai ESG (environmental, social, governance), karena aspek sosial dan tata kelola perusahaan akan dipertanyakan.”

  • Koreksi saham BCAP tercatat 1,8% pada sesi pagi, dengan volume transaksi meningkat 23% dibanding rata-rata harian.
  • Surat utang MNC Group di pasar sekunder belum menunjukkan lonjakan imbal hasil signifikan, namun premi risiko bisa naik 10–15 basis poin dalam sepekan.
  • Risiko ESG dapat memicu divestasi oleh reksa dana berbasis syariah dan indeks LQ45 Low Carbon Leaders.
  • Potensi kerugian kontrak periklanan di MNC Media jika mitra memilih menghindari asosiasi merek selama kasus berlangsung.

Di sisi operasional, MNC Bank Cabang MNC Tower harus menjalankan audit ulang dan berpotensi mengalami perlambatan ekspansi kredit di Aceh. Regulator OJK biasanya akan meminta evaluasi manajemen risiko dan tata kelola, yang bisa menambah beban administrasi dan biaya kepatuhan.

Perspektif Hukum dan Perlindungan Pekerja

Kasus ini membuka diskusi lebih luas tentang perilaku pemilik perusahaan terhadap karyawan dalam proses audit internal. Dosen hukum perburuhan Universitas Indonesia, Dr. Maya S. Nasution, menilai bahwa pemeriksaan internal harus mengacu pada Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dan undang-undang ketenagakerjaan, bukan intimidasi. “Pelaporan pidana ini sekaligus menjadi ujian bagi implementasi Permenaker No. 17/2025 tentang Pencegahan Kekerasan di Tempat Kerja, yang mewajibkan perusahaan memiliki mekanisme pengaduan aman dan bebas represif,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak MNC Group belum memberikan pernyataan resmi. Namun kantor hukum korban menegaskan akan terus mendorong proses hukum dan meminta Otoritas Jasa Keuangan untuk turut memantau tata kelola perusahaan yang diduga terlibat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User