Miris! Kasus Korupsi Bupati Langkat, Seragam Sekolah Jadi Lahan Gratifikasi

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Langkat nonaktif Syah Afandin yang akrab disapa Ondim sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi. Berdasarkan lapor

Jul 08, 2026 - 04:48
0 0
Miris! Kasus Korupsi Bupati Langkat, Seragam Sekolah Jadi Lahan Gratifikasi

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Langkat nonaktif Syah Afandin yang akrab disapa Ondim sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi. Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, Senin (6/7/2026), Ondim diduga telah menerima gratifikasi dengan total mencapai Rp 3,5 miliar yang berasal dari berbagai sumber.

Ondim ditangkap oleh tim penindakan KPK dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar pada Rabu (1/7) lalu. Usai penangkapan, ia langsung digiring menuju gedung KPK di kawasan Jakarta Selatan guna menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyidik.

KPK menemukan bukti kuat bahwa tersangka telah menerima aliran dana gratifikasi dari sejumlah pihak dengan nilai fantastis.

Setelah melalui serangkaian pemeriksaan mendalam, lembaga antirasuah itu akhirnya meningkatkan status Ondim menjadi tersangka. Ia disangkakan terlibat dalam pusaran dugaan suap dan gratifikasi yang melibatkan pihak swasta. Salah satu pihak yang diduga kuat memberikan suap kepada Ondim adalah Yaqub Abdhal Al Mu'arif, seorang pengusaha swasta yang namanya turut terseret dalam kasus ini.

Yang membuat publik semakin prihatin, praktik gratifikasi ini diduga merambah ke sektor pendidikan, tepatnya pada pengadaan seragam sekolah. Dana-dana yang semestinya dialokasikan untuk kepentingan pelayanan publik justru diselewengkan menjadi bancakan pribadi. Hal ini menunjukkan bagaimana korupsi tak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga mengorbankan masa depan generasi muda di Kabupaten Langkat.

KPK terus mendalami aliran dana yang diduga mengalir ke kantong Ondim selama masa jabatannya. Lembaga yang kini dipimpin oleh jajaran komisioner baru itu menegaskan akan mengusut tuntas semua pihak yang terlibat, tidak terkecuali para pengusaha yang menjadi penyuplai dana haram tersebut. Publik menantikan langkah tegas KPK dalam membersihkan birokrasi daerah dari praktik-praktik yang mencederai amanat rakyat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Pelaksana. Editor pelaksana dan konsistensi editorial.

Comments (0)

User