Geger Motor Ojol Diangkut Dishub Saat Ambil Orderan Berakhir Damai
Sebuah video yang memperlihatkan detik-detik menegangkan seorang pengemudi ojek online (ojol) saat kendaraannya hendak diangkut petugas Dinas Perhubungan (Dishub) di kawasan Jakarta Timur viral di
Sebuah video yang memperlihatkan detik-detik menegangkan seorang pengemudi ojek online (ojol) saat kendaraannya hendak diangkut petugas Dinas Perhubungan (Dishub) di kawasan Jakarta Timur viral di media sosial. Berdasarkan rekaman yang beredar, peristiwa itu terjadi ketika sang pengemudi sedang mengambil pesanan makanan. Kejadian yang sempat memicu ketegangan ini akhirnya berakhir dengan penyelesaian damai.
Kronologi Kejadian
Dalam video yang dilihat media kami, terlihat sejumlah petugas Dishub tengah melakukan operasi penertiban kendaraan di salah satu ruas jalan. Beberapa sepeda motor yang diduga melanggar aturan lalu lintas atau parkir diangkut ke atas mobil bak terbuka. Salah satu kendaraan yang menjadi sasaran adalah motor milik seorang driver ojol yang saat itu sedang bertugas mengambil orderan makanan dari sebuah rumah makan.
Sang pengemudi tampak panik dan berusaha meyakinkan petugas agar motornya tidak dibawa. Ia berulang kali menjelaskan bahwa kendaraannya adalah satu-satunya sarana untuk mencari nafkah. Dalam rekaman, terdengar ia memohon dengan suara lirih sambil tangannya memegang setang motor, bahkan sempat beberapa kali naik ke atas bak mobil Dishub untuk menarik kembali kendaraannya.
"Tolong, Pak. Ini motor satu-satunya buat kerja. Saya cuma ambil orderan sebentar, jangan diangkut," ucap pengemudi dalam video yang beredar, memperlihatkan betapa putus asanya ia di situasi itu.
Warganet Tergerak
Video tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan menuai reaksi luas. Banyak warganet yang menyayangkan ketegasan petugas yang dianggap kurang melihat sisi kemanusiaan, sementara sebagian lain mengingatkan pentingnya menaati aturan lalu lintas demi ketertiban bersama. Tagar #saveojol dan #ojolberjuang sempat menggema sebagai bentuk dukungan terhadap para pekerja lapangan yang mengandalkan mobilitas tinggi.
Akhir yang Damai
Namun, ketegangan tidak berlangsung lama. Setelah komunikasi intensif antara pengemudi, petugas Dishub, dan sejumlah pihak di lokasi, tercapai kesepakatan untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Motor pengemudi ojol akhirnya tidak jadi diangkut dan dikembalikan kepada pemiliknya. Beberapa saksi di tempat kejadian menyebutkan bahwa pendekatan persuasif yang dilakukan oleh rekan-rekan sesama pengemudi ojol dan warga sekitar ikut meredakan situasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Dishub Jakarta Timur terkait kronologi maupun dasar penertiban. Namun, sejumlah kalangan menilai insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya dialog yang lebih humanis antara penegak aturan dan masyarakat kecil, khususnya mereka yang menggantungkan hidup dari pekerjaan berbasis aplikasi.
Peristiwa ini juga menjadi pembelajaran bagi para pengemudi ojol untuk lebih berhati-hati dalam memilih lokasi parkir saat mengambil pesanan, serta diharapkan ada koordinasi yang lebih baik antara penyedia layanan dan pemerintah daerah agar kejadian serupa tidak terulang. Beritainti.com akan terus memantau perkembangan informasi terkait.
Comments (0)