Video Viral Erupsi Hebat Gunung Anak Krakatau pada Malam Hari Dipastikan Hoax
JAKARTA – Sebuah rekaman video yang memperlihatkan letusan dahsyat gunung berapi di tengah lautan pada malam hari mendadak viral di berbagai platform media sosial. Dalam video yang beredar luas ter
JAKARTA – Sebuah rekaman video yang memperlihatkan letusan dahsyat gunung berapi di tengah lautan pada malam hari mendadak viral di berbagai platform media sosial. Dalam video yang beredar luas tersebut, pengunggah mengklaim bahwa peristiwa itu adalah erupsi terbaru dari Gunung Anak Krakatau. Namun, setelah melakukan penelusuran mendalam, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bahwa konten tersebut tidak benar dan masuk dalam kategori berita bohong atau hoax.
Klarifikasi Resmi dari Badan Geologi
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami pada Rabu (16/4/2025), video yang dimaksud menampilkan pemandangan yang cukup dramatis. Tampak sebuah gunung di tengah laut menyemburkan material vulkanik dan api secara berulang-ulang ke langit malam yang gelap. Rekaman tersebut diambil dari sudut pandang seseorang yang berada di atas kapal, sehingga memberikan kesan visual yang sangat dekat dengan lokasi kejadian.
Setelah ramai diperbincangkan dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, Badan Geologi ESDM langsung bergerak cepat melakukan verifikasi. Berdasarkan hasil analisis visual dan data kegunungapian terkini, instansi tersebut menyatakan bahwa aktivitas vulkanik yang terekam sama sekali bukan berasal dari Gunung Anak Krakatau.
Fakta Sebenarnya di Balik Video Viral
Badan Geologi menjelaskan bahwa dalam rekaman itu terdapat sejumlah kejanggalan yang tidak sesuai dengan karakteristik erupsi Gunung Anak Krakatau. Pihaknya memastikan kondisi terkini gunung yang terletak di Selat Sunda itu tidak sedang dalam fase erupsi besar seperti yang digambarkan dalam video. Kepala Badan Geologi menegaskan bahwa video tersebut adalah rekaman lama atau berasal dari peristiwa erupsi gunung api lain di belahan dunia yang sengaja diedarkan dengan narasi menyesatkan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan turut menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya. Video letusan malam hari yang viral itu adalah hoax dan bukan kondisi riil Gunung Anak Krakatau saat ini," tegas pernyataan resmi Badan Geologi.
Lebih lanjut, diinformasikan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau saat ini masih berada dalam level yang relatif normal dan terus dipantau secara ketat oleh petugas pos pengamatan. Masyarakat diimbau untuk hanya mengandalkan informasi resmi dari Badan Geologi dan instansi terkait guna menghindari kepanikan yang dipicu oleh konten-konten viral semacam ini. Media kami akan terus menyajikan pembaruan informasi terkait aktivitas kegunungapian di Tanah Air.
Comments (0)