42 Tim di Kalteng Siap Bersaing Rebut Piala E-Sport Kapolda Cup 2026
Palangka Raya – Semangat kompetisi anak muda Kalimantan Tengah mencapai puncaknya. Untuk pertama kalinya, Polda Kalteng menggelar Turnamen E-Sport Kapolda Cup 2026 yang diikuti oleh 42 tim dari ber
Palangka Raya – Semangat kompetisi anak muda Kalimantan Tengah mencapai puncaknya. Untuk pertama kalinya, Polda Kalteng menggelar Turnamen E-Sport Kapolda Cup 2026 yang diikuti oleh 42 tim dari berbagai perwakilan Polres jajaran. Turnamen ini menjadi panggung pembuktian bakat digital para pelajar, mahasiswa, dan komunitas game di seluruh pelosok provinsi.
Berdasarkan laporan yang diterima media kami, ajang ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam merangkul generasi muda melalui pendekatan kekinian. Kapolda Kalteng Irjen Iwan Kurniawan secara langsung membuka turnamen di Gedung Graha Bhayangkara, Sabtu (4/7/2026), dan mengungkapkan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang untuk menyalurkan energi positif kawula muda.
Ruang Positif bagi Generasi Digital
Dalam sambutannya, Irjen Iwan Kurniawan menekankan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang adu keterampilan bermain gim, melainkan wadah pembinaan karakter. Ia menilai bahwa dunia e-sport telah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup remaja, sehingga perlu diarahkan agar menjunjung tinggi sportivitas, kerja sama tim, dan kedisiplinan.
"Ini perdana kami gelar di Polda Kalteng. Animo peserta luar biasa, ada 42 tim yang ikut. Kami ingin anak-anak muda menyalurkan bakatnya di tempat yang sehat, menjunjung sportivitas dan kerja sama tim," ujar Iwan dalam keterangan tertulis yang diterima Beritainti.com.
Angka 42 tim yang mendaftar menunjukkan besarnya minat terhadap e-sport di Kalimantan Tengah. Setiap tim berasal dari seleksi tingkat polres, sehingga peserta yang tampil telah melalui proses penyaringan dan dinilai mewakili potensi terbaik di daerahnya. Panitia menyiapkan sistem kompetisi yang ketat dengan mengedepankan transparansi dan keadilan bagi seluruh peserta.
Selain piala bergilir Kapolda Cup, para pemenang nantinya akan mendapatkan penghargaan serta kesempatan untuk mengikuti pembinaan lanjutan di bidang e-sport. Langkah ini diharapkan mampu mencetak atlet e-sport lokal yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga memiliki mental baja dan integritas tinggi.
Turnamen E-Sport Kapolda Cup 2026 juga diisi dengan sosialisasi tentang keamanan digital, pencegahan judi daring, dan bahaya ujaran kebencian di ruang maya. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi perpaduan antara kompetisi, edukasi, dan hiburan positif bagi masyarakat, khususnya kawula muda di Kalimantan Tengah.
Comments (0)