Tawuran Antar-Pesilat di Tulungagung Pecah, Polisi Jadi Sasaran Lemparan Batu
Sebuah bentrokan antar-rombongan pesilat terjadi di wilayah Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Minggu dini hari (28/6/2026). Insiden saling serang menggunakan batu tersebut tida
Sebuah bentrokan antar-rombongan pesilat terjadi di wilayah Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Minggu dini hari (28/6/2026). Insiden saling serang menggunakan batu tersebut tidak hanya menimbulkan ketegangan di antara kedua kubu, namun juga mengakibatkan kerusakan pada kendaraan dinas milik aparat kepolisian setempat. Sebuah mobil patroli menjadi korban amukan massa setelah kaca jendelanya pecah terkena lemparan batu.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, Kapolsek Pakel, AKP Anwari, membenarkan adanya kejadian tersebut. Peristiwa bermula sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, saat sekelompok massa yang diketahui merupakan penggembira konvoi dalam rangka acara Ijazah Kubro yang digelar oleh PSNU Pagar Nusa dari daerah Trenggalek tengah melintas di jalur penghubung Bandung-Pakel. Rombongan besar tersebut sedang dalam perjalanan pulang setelah menghadiri kegiatan itu.
Kronologi Kejadian
Ketegangan memuncak saat iring-iringan konvoi tersebut melintasi sebuah area persawahan yang berada di Desa Sambitan. Tanpa diduga, sekelompok pemuda yang rupanya telah mempersiapkan penyergapan muncul secara tiba-tiba dari balik gelapnya hamparan sawah. Kelompok yang bersembunyi tersebut langsung melancarkan aksi pelemparan batu secara membabi buta ke arah massa konvoi yang sedang berjalan.
Mendapat serangan mendadak, massa konvoi dari Pagar Nusa tak tinggal diam dan segera membalas dengan aksi serupa. Situasi di lokasi kejadian seketika berubah menjadi chaos. Suasana gelap gulita dini hari dipenuhi teriakan dan lemparan batu yang beterbangan dari dua arah. Aksi saling lempar batu antar-rombongan pesilat itu pun tak terelakkan dan berlangsung dengan intensitas tinggi.
"Massa yang sedang dalam iring-iringan konvoi penggembira acara Ijazah Kubro PSNU Pagar Nusa Trenggalek melintasi jalur Bandung-Pakel saat hendak pulang. Saat melewati area persawahan di Desa Sambitan, tiba-tiba sekelompok pemuda yang sebelumnya bersembunyi muncul dari tengah persawahan dan melakukan pelemparan ke arah massa," ungkap AKP Anwari.
Di tengah upaya petugas kepolisian yang berusaha melerai dan membendung tawuran tersebut, sebuah mobil patroli yang berada di lokasi menjadi sasaran amuk batu. Akibatnya, kaca jendela kendaraan dinas polisi itu dilaporkan pecah, menambah daftar kerugian material yang timbul dalam bentrokan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait penyebab pasti serta identitas kelompok penyerang yang tiba-tiba muncul dari persawahan itu.
Comments (0)