Detik-Detik Penyelamatan: Petugas Berjibaku 3 Jam Evakuasi Balita dari Lubang 3,7 Meter di Tebet

Sebuah operasi penyelamatan dramatis terjadi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu malam (27/6) menjelang tengah malam. Seorang anak laki-laki berusia 3 tahun harus dievakuasi secara hati-hat

Jul 06, 2026 - 13:34
0 1
Detik-Detik Penyelamatan: Petugas Berjibaku 3 Jam Evakuasi Balita dari Lubang 3,7 Meter di Tebet

Sebuah operasi penyelamatan dramatis terjadi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu malam (27/6) menjelang tengah malam. Seorang anak laki-laki berusia 3 tahun harus dievakuasi secara hati-hati setelah terperosok ke dalam lubang vertikal dengan kedalaman mencapai 3,7 meter. Tim dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan langsung dikerahkan ke lokasi begitu laporan diterima. Proses evakuasi yang menegangkan itu berlangsung selama tiga jam penuh sebelum akhirnya korban berhasil diangkat ke permukaan dalam kondisi selamat.

Kronologi Insiden: Bermain Hingga Terperosok di Area Proyek

Berdasarkan informasi yang dihimpun media kami di lapangan, peristiwa nahas ini bermula saat korban sedang asyik bermain di sekitar lokasi proyek pengerjaan taman. Tanpa disadari oleh keluarga yang mendampinginya, sang bocah berhasil menyelinap masuk ke balik pembatas seng yang mengelilingi area konstruksi tersebut. Saat tengah berlari-lari kecil di area yang minim penerangan itu, korban tiba-tiba menghilang dari pandangan. Rupanya ia terperosok ke dalam sebuah lubang sempit yang tertutup sebagian oleh terpal dan material proyek. Warga sekitar yang mendengar suara tangisan dari dalam tanah segera melaporkan kejadian ini ke pos pemadam kebakaran terdekat.

"Awal kejadian korban main dan tanpa disadari masuk ke bawah pembatas seng dan berlari di area pengerjaan taman, ketika sedang berlari korban terperosok ke dalam lubang," bunyi keterangan resmi dari Command Center Damkar yang diterima Beritainti.com, Minggu (28/6/2026).

Strategi Evakuasi: Kombinasi Alat Berat dan Teknik Vertikal

Tantangan terbesar dalam operasi ini adalah dimensi lubang yang sangat sempit dan kedalaman yang signifikan. Petugas tidak bisa langsung turun secara vertikal karena risiko gesekan dinding tanah yang bisa melukai korban atau bahkan memicu longsoran susulan. Guna memperlebar akses penyelamatan, tim damkar mengerahkan alat berat untuk melakukan penggalian di sisi lubang secara presisi. Selagi alat berat bekerja, tim rescuer terus berkomunikasi dengan korban melalui pengeras suara untuk memastikan kondisi psikologis bocah tersebut tetap tenang. Setelah akses cukup longgar, seorang petugas penyelamat bertubuh ramping diturunkan menggunakan sistem tali untuk mengaitkan tubuh korban.

Kondisi Korban dan Respon Keluarga

Setelah tiga jam berjibaku melawan waktu dan kontur tanah, korban akhirnya berhasil diangkat keluar pada dini hari. Secara ajaib, meskipun terjatuh dari ketinggian hampir empat meter, bocah tersebut hanya mengalami luka lecet dan syok psikologis. Tim medis yang bersiaga di lokasi langsung memberikan penanganan awal sebelum korban dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk observasi lebih lanjut. Keberhasilan evakuasi ini disambut tangis haru pihak keluarga yang sejak awal tidak henti-hentinya berdoa di garis pembatas area kejadian. Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan pentingnya pengawasan ketat terhadap anak-anak di sekitar area konstruksi terbuka.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Fact Checker. Memverifikasi berita ringkas agar tetap akurat.

Comments (0)

User