Rajiv Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku Penyekapan di Bandung
Kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung menuai kecaman keras dari Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rajiv. Melalui keterangan tertulis yang dit
Kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung menuai kecaman keras dari Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rajiv. Melalui keterangan tertulis yang diterima Beritainti.com, legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat II itu mendesak kepolisian untuk segera menangkap pelaku berinisial TH yang diduga telah melakukan perbuatan keji tersebut selama tiga tahun.
Rajiv menyampaikan keprihatinan mendalam atas nasib korban dan menilai tindakan pelaku telah mengguncang rasa kemanusiaan, khususnya di wilayah Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi kekerasan semacam ini di negara hukum yang menjunjung tinggi martabat manusia.
Kecaman dan Desakan Penegakan Hukum
Dalam pernyataannya, Rajiv menekankan pentingnya respons cepat dari aparat penegak hukum. "Saya mengecam keras tindakan tidak manusiawi yang dilakukan tersangka TH. Menyekap dan menyiksa seorang wanita selama tiga tahun adalah perbuatan yang sangat keji dan tidak dapat ditoleransi. Polisi harus segera menangkap pelaku dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku," tegasnya kepada media kami.
Ia juga meminta agar korban mendapatkan pendampingan psikologis dan perlindungan hukum yang memadai. Menurutnya, trauma akibat penyekapan jangka panjang membutuhkan penanganan serius dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga perlindungan perempuan.
"Perbuatan ini jelas melanggar hak asasi manusia. Negara harus hadir memberikan keadilan bagi korban dan menjamin bahwa pelaku dihukum seberat-beratnya. Kami di DPR akan terus memantau perkembangan kasus ini," ujar Rajiv dalam laporan yang diterima Beritainti.com, Selasa (23/6/2026).
Reaksi Publik dan Harapan Korban
Hingga saat ini, publik di media sosial dan komunitas pegiat hak perempuan turut menyuarakan solidaritas untuk YTR. Banyak yang mengecam lambatnya pengungkapan kasus, meskipun penyekapan berlangsung selama tiga tahun. Rajiv menyebut kasus ini menjadi ujian bagi kredibilitas penegakan hukum di Jawa Barat.
Pihak kepolisian setempat sebelumnya telah mengonfirmasi adanya laporan terkait penyekapan tersebut, namun belum memberikan keterangan resmi terkait proses penangkapan TH. Rajiv berharap tekanan dari DPR dan masyarakat bisa mendorong pihak berwenang bekerja lebih transparan dan cepat.
Hingga berita ini ditulis, Beritainti.com masih berupaya mengonfirmasi perkembangan terbaru dari aparat kepolisian di Kabupaten Bandung. Kasus ini menjadi sorotan nasional dan diprediksi akan terus bergulir hingga pelaku berhasil ditangkap dan diadili.
Comments (0)