Merefleksikan Ulang Program Pengembangan Diri Dosen

Diskursus mengenai program pengembangan diri dosen yang benar-benar memberikan dampak perlu segera dikedepankan, terutama di tengah penantian publik terhadap kajian terbaru pemerintah terkait regulas

Jul 08, 2026 - 18:27
0 0
Merefleksikan Ulang Program Pengembangan Diri Dosen

Diskursus mengenai program pengembangan diri dosen yang benar-benar memberikan dampak perlu segera dikedepankan, terutama di tengah penantian publik terhadap kajian terbaru pemerintah terkait regulasi yang menjadikan keikutsertaan dalam program tersebut sebagai syarat pencairan tunjangan sertifikasi. Wacana ini seharusnya tidak hanya berkutat pada akses terhadap berbagai program pengembangan profesional yang tersedia, tetapi lebih jauh menyoroti sejauh mana inisiatif tersebut mampu mendorong perubahan praktik dosen secara berkelanjutan.

Perubahan yang diharapkan tentu saja mencakup pelaksanaan tridharma perguruan tinggi secara holistik, meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Program pengembangan diri yang ideal harus menjadi katalisator transformatif, alih-alih sekadar formalitas administratif untuk memenuhi syarat pencairan tunjangan. Tanpa orientasi pada dampak, program-program tersebut berisiko kehilangan esensinya dalam membangun kapasitas dosen yang adaptif dan inovatif.

Dalam konteks ini, sorotan khusus perlu diarahkan pada program pengembangan diri dosen yang berkaitan dengan dharma pendidikan dan pengajaran. Realitas di Indonesia menunjukkan bahwa seluruh dosen memiliki kewajiban mengajar, namun tidak semua dari mereka pernah memperoleh pendidikan formal di bidang pedagogi dan pembelajaran. Kesenjangan ini menjadi isu krusial yang seharusnya menjadi perhatian utama dalam desain program pengembangan profesional.

Semua dosen berkewajiban untuk mengajar. Sementara itu, tidak semua dosen pernah memeroleh pendidikan formal mengenai pedagogi dan pembelajaran.

Oleh karena itu, program pengembangan diri dosen harus mampu mengisi kekosongan tersebut dengan pendekatan yang praktis dan relevan, bukan sekadar teori yang jauh dari realitas kelas. Dosen dengan latar belakang non-kependidikan membutuhkan pembekalan yang memadukan landasan pedagogis modern dengan praktik reflektif yang dapat langsung diterapkan. Hanya dengan demikian, tujuan utama dari program ini—yaitu peningkatan kualitas pembelajaran dan pencapaian mahasiswa—dapat diwujudkan secara nyata.

Keberhasilan program pengembangan diri dosen pada akhirnya akan tercermin dari transformasi berkelanjutan dalam cara dosen merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pengajaran. Ini sejalan dengan kebutuhan mendesak akan pendidikan tinggi yang lebih responsif terhadap tantangan zaman. Laporan ini disampaikan oleh Beritainti.com sebagai bagian dari komitmen kami untuk mengawal isu-isu strategis di dunia akademik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Pelaksana. Editor pelaksana dan konsistensi editorial.

Comments (0)

User