Marc Cucurella Resmi Diperkenalkan Real Madrid, Florentino Perez Sambut Bek Spanyol

Senin (24/8/2026) waktu setempat menjadi hari yang tercatat dalam lembaran sejarah Real Madrid City. Marc Cucurella resmi diperkenalkan sebagai pemain anyar El Real di ruang dewan klub, dan Presiden F...

Aug 28, 2026 - 17:07
0 0
Marc Cucurella Resmi Diperkenalkan Real Madrid, Florentino Perez Sambut Bek Spanyol

Senin (24/8/2026) waktu setempat menjadi hari yang tercatat dalam lembaran sejarah Real Madrid City. Marc Cucurella resmi diperkenalkan sebagai pemain anyar El Real di ruang dewan klub, dan Presiden Florentino Perez hadir langsung untuk menyambut bek kiri asal Spanyol itu. Dengan setelan gelap dan senyum percaya diri, Cucurella memegang jersey putih bernomor punggung 23 di hadapan jajaran awak media — momen yang sekaligus mengakhiri spekulasi panjang soal masa depannya sejak bursa transfer musim panas dibuka.

Berdasarkan keterangan resmi klub, kontrak berdurasi lima musim telah ditandatangani hingga Juni 2031. Starting XI baru Los Blancos di sisi kiri pertahanan kini resmi berganti nama, dan sorotan tajam langsung tertuju pada bagaimana eks pemain Chelsea itu akan beradaptasi dengan skema permainan di Santiago Bernabéu. Menit ke-1 sesi perkenalan saja, Cucurella sudah menegaskan komitmennya: ia datang untuk merebut tempat utama, bukan sekadar pelapis.

Dari La Masia ke Bernabéu: Perjalanan Karier yang Panjang

Kisah Cucurella adalah kisah pendakian yang sabar. Lahir di Alella pada 22 Juli 1998, ia menimba ilmu di akademi La Masia milik Barcelona, lalu merantau ke Eibar sebagai pemain pinjaman pada 2018/2019. Di Getafe, namanya mulai diperhitungkan di La Liga, sebelum Inggris memanggilnya lewat Brighton pada 2021. Dari sana ia pindah ke Chelsea pada musim panas 2022, dan mencatatkan lebih dari 120 penampilan di semua kompetisi bersama The Blues dengan torehan 3 gol dan 12 assist — angka yang solid untuk seorang bek kiri.

Puncak kariernya justru datang di level internasional. Saat Euro 2024, Cucurella menjadi bagian penting skuad Spanyol yang juara, dan assist-nya untuk gol pembuka Nico Williams di final menjadi salah satu momen yang paling diingat. Ia juga mengangkat trofi UEFA Nations League 2023. Sepanjang kariernya, bek berusia 28 tahun itu terbilang disiplin: rata-rata hanya sekitar 0,2 kartu kuning per laga, dan jarang sekali tergoda bermain kasar di area berbahaya.

Formasi 4-3-3 dan Peran Ganda di Sisi Kiri

Dalam formasi 4-3-3 andalan pelatih, Cucurella diproyeksikan beroperasi sebagai full-back kiri yang dinamis. Ia bukan tipe bek statis; justru kekuatannya terletak pada kemampuan menyerang lewat overlapping run yang konstan. Statistik penguasaan bola musim lalu menempatkannya di jajaran bek kiri terbaik Eropa dengan akurasi umpan di atas 88 persen, dan ia kerap memimpin transisi dari lini belakang ke lini depan dengan kecepatan eksekusi yang tinggi.

Kelebihan lain yang membuat staf pelatih jatuh hati adalah fleksibilitasnya sebagai inverted full-back. Saat lawan menekan, Cucurella bisa masuk ke setengah ruang untuk menjadi gelandang tambahan, menciptakan overload di lini tengah. Persaingan menuju starting XI pun diprediksi sengit: ia harus beradu cepat dengan dua penghuni lama pos kiri, dan tekanan Bernabéu menuntut konsistensi sejak laga-laga awal. Namun, kualitas duel bertahannya — 4,2 tekel dan 1,8 intersep per 90 menit musim lalu — menjadi modal utama menjawab keraguan soal transisinya dari Premier League ke La Liga.

Kata Florentino Perez dan Target Musim Ini

Dalam sambutan resminya, Florentino Perez tak ragu menyanjung pemain barunya. "Cucurella adalah bek kiri modern yang memahami DNA Real Madrid: bermain cantik, menekan tinggi, dan tidak pernah menyerah," ujarnya di ruang dewan. "Ia juara Eropa, dan kami yakin ia akan menambah kualitas skuat ini dalam perburuan gelar."

Target musim 2026/27 memang tidak main-main. Selain mempertahankan mahkota La Liga, Los Blancos mengincar gelar Liga Champions dan menargetkan clean sheet yang lebih banyak dari musim lalu. Cucurella diyakini menjadi kunci untuk menutup celah di sisi kiri yang kerap dieksploitasi lawan. Pertahanan garis tinggi yang dimainkan tim membuat ancaman offside terus dijaga, dan ia harus sinkron dengan VAR serta timing lini belakang agar tidak meninggalkan ruang kosong di belakang punggungnya.

Skor akhir dari bursa transfer ini baru akan terlihat di lapangan. Dengan beban ekspektasi yang besar, Cucurella sadar bahwa perkenalan hari ini hanyalah babak pertama. Babak sesungguhnya dimulai saat peluit kick-off berbunyi, ketika ia harus membuktikan bahwa gelar juara Eropa dan segudang statistik itu bukan sekadar angka — melainkan fondasi untuk membawa Real Madrid kembali ke puncak Eropa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User