Makassar — Pertamina Operasikan 25 SPBU 24 Jam Urai Antrean BBM

Tekanan antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dilaporkan mulai melandai secara signif

Sep 14, 2026 - 14:37
0 0
Makassar — Pertamina Operasikan 25 SPBU 24 Jam Urai Antrean BBM

Tekanan antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dilaporkan mulai melandai secara signifikan. Kondisi ini menyusul langkah taktis PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang mengoptimalkan jam operasional puluhan SPBU serta mempertebal pasokan bahan bakar minyak (BBM) di kawasan perkotaan.

Kepadatan kendaraan bermotor yang sempat mengular di jalur pengisian Pertalite dan Solar subsidi kini terurai berkat integrasi distribusi logistik yang lebih responsif. Pertamina mengambil langkah intervensi operasional dengan mengalihkan puluhan titik layanan ritel menjadi sentra distribusi tanpa henti guna merespons lonjakan konsumsi masyarakat.

Kronologi dan Intervensi Penanganan Antrean

Untuk memastikan stabilitas suplai dan keteraturan lalu lintas di sekitar area pengisian BBM, Pertamina Patra Niaga menerapkan sejumlah tahapan mitigasi terstruktur:

  1. Identifikasi Titik Kepadatan: Tim Satgas Pemantauan memetakan koridor jalan utama di Makassar yang kerap mengalami penumpukan kendaraan akibat antrean pengisian bahan bakar.
  2. Aktivasi Layanan 24 Jam: Sebanyak 25 SPBU strategis diinstruksikan beroperasi penuh selama 24 jam untuk mendistribusikan beban volume kendaraan dari siang ke malam hari.
  3. Akselerasi Pengiriman Mobil Tangki: Frekuensi ritase armada tangki BBM dari Integrated Terminal (IT) Makassar ditingkatkan secara simultan guna menjaga ketahanan stok di tangki pendam SPBU.
  4. Koordinasi Pengamanan Jalur: Kolaborasi bersama aparat kepolisian setempat dan dinas perhubungan diintensifkan guna menertibkan arus lalu lintas di sekitar SPBU.
"Kami terus memantau pergerakan stok dan pola konsumsi secara real-time. Pengoperasian 25 SPBU selama 24 jam ini terbukti efektif memecah konsentrasi antrean kendaraan di titik-titik krusial Kota Makassar," ungkap manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.

Analisis Pasokan dan Ketahanan Stok Regional

Berdasarkan evaluasi rantai pasok energi, lonjakan antrean sebelumnya dipicu oleh kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan BBM serta peningkatan aktivitas ekonomi harian. Namun, data operasional menunjukkan bahwa stok BBM di Terminal Bahan Bakar Minyak Makassar berada dalam posisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan harian.

Pertamina juga memanfaatkan sistem digitalisasi SPBU melalui integrasi sistem MyPertamina dan pemantauan level tangki otomatis (ATG) untuk mendeteksi penipisan stok lebih awal. Dengan mekanisme ini, pasokan cadangan dapat segera diberangkatkan sebelum stok kritis tercapai.

  • Optimalisasi 25 Titik Layanan: Penyebaran SPBU 24 jam mencakup jalur arteri, perbatasan antarkota, dan pusat perekonomian.
  • Ketahanan Cadangan Energi: Stok jenis Gasoline dan Gasoil dipastikan berada di atas rata-rata konsumsi harian.
  • Pengawasan Distribusi Subsidi: Penyaluran BBM bersubsidi tetap diawasi ketat agar tepat sasaran sesuai ketentuan kuota.

Langkah proaktif ini diharapkan dapat mengembalikan stabilitas distribusi BBM secara permanen di Sulawesi Selatan, sekaligus mencegah aksi panic buying yang berpotensi memicu kemacetan di ruang publik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User