Edukasi Deteksi Dini Buta Warna, Gen Z Ini Gagas Nayan Project

Jakarta - Kesadaran publik terhadap pentingnya deteksi dini buta warna di Indonesia masih tergolong rendah. Menjawab tantangan itu, Founder Anak Cerah Indonesia (ACI), Celine Winarta yang masih berus

Jul 08, 2026 - 05:39
0 1
Edukasi Deteksi Dini Buta Warna, Gen Z Ini Gagas Nayan Project

Jakarta - Kesadaran publik terhadap pentingnya deteksi dini buta warna di Indonesia masih tergolong rendah. Menjawab tantangan itu, Founder Anak Cerah Indonesia (ACI), Celine Winarta yang masih berusia 16 tahun, menggagas sebuah gerakan bertajuk Nayan Project. Inisiatif ini lahir dari keprihatinan melihat minimnya pemahaman masyarakat tentang kondisi defisiensi penglihatan warna yang kerap tidak terdeteksi sejak awal.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, Nayan Project merupakan gerakan kampanye sekaligus edukasi yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang buta warna, khususnya sejak usia dini. Program perdana gerakan ini sukses digelar di SDN 022 Cicadas, Kota Bandung, pada Senin (22/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi tonggak awal misi besar untuk menyasar sekolah-sekolah lain di berbagai daerah.

Inisiatif ini terwujud melalui kolaborasi strategis antara Anak Cerah Indonesia (ACI) dengan dua institusi kesehatan mata terkemuka, yaitu RS Mata Pusat Cicendo dan Panon Mahia Nusa. Sinergi ini memungkinkan pelaksanaan skrining dan edukasi yang lebih terstruktur dan profesional, langsung menjangkau anak-anak di lingkungan sekolah.

Celine menjelaskan, buta warna atau color vision deficiency adalah kesulitan membedakan warna tertentu akibat gangguan sel kerucut (cone cells) di retina mata.

Lebih lanjut, Celine mengungkapkan bahwa kebanyakan kasus buta warna tidak disadari oleh penderitanya hingga memasuki usia dewasa, bahkan saat menghadapi persyaratan tertentu seperti seleksi masuk institusi atau profesi yang mensyaratkan kemampuan membedakan warna secara akurat. "Padahal, jika terdeteksi sejak dini, anak-anak bisa mendapatkan pendampingan yang tepat agar kondisi ini tidak menjadi hambatan dalam proses belajar maupun perkembangan mereka," ujar Celine kepada media kami.

Kegiatan di SDN 022 Cicadas mencakup sesi edukasi interaktif yang memperkenalkan konsep buta warna kepada para siswa, dilanjutkan dengan pemeriksaan penglihatan warna menggunakan instrumen tes standar. Antusiasme para siswa dan dukungan pihak sekolah menjadi sinyal positif bahwa program semacam ini sangat dibutuhkan dan berpotensi diperluas cakupannya.

Melalui Nayan Project, Celine dan ACI berharap dapat membangun rantai kesadaran yang lebih luas di kalangan orang tua, guru, dan tenaga kesehatan di tingkat komunitas. "Kami ingin menormalisasi pemeriksaan buta warna sebagai bagian dari skrining kesehatan rutin anak, sama seperti pemeriksaan gigi atau mata minus," tambahnya.

Langkah inovatif dari generasi muda ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap isu kesehatan masyarakat dapat dimulai dari inisiatif kecil yang konsisten. Nayan Project direncanakan akan berlanjut ke lebih banyak sekolah di wilayah Bandung dan sekitarnya, membawa misi deteksi dini yang inklusif bagi seluruh anak Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Pelaksana. Editor pelaksana dan konsistensi editorial.

Comments (0)

User