Tanaman Hias di Pembatas Jalan Sleman Kerap Dicuri, Pelaku Sulit Dicari Sleman — Aksi pencurian tanaman hias di tam

Tanaman Hias di Pembatas Jalan Sleman Kerap Dicuri, Pelaku Sulit Dicari Sleman — Aksi pencurian tanaman hias di taman pembatas jalan menuju Stadion Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman

Jul 08, 2026 - 05:39
0 0
Tanaman Hias di Pembatas Jalan Sleman Kerap Dicuri, Pelaku Sulit Dicari   Sleman  — Aksi pencurian tanaman hias di tam

Tanaman Hias di Pembatas Jalan Sleman Kerap Dicuri, Pelaku Sulit Dicari

Sleman — Aksi pencurian tanaman hias di taman pembatas jalan menuju Stadion Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, kembali terjadi. Peristiwa ini membuat area median jalan yang semula asri mendadak gundul di sejumlah titik. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman mengakui kesulitan melacak pelaku pencurian yang beraksi di waktu-waktu sepi tersebut.

Informasi mengenai hilangnya tanaman hias ini ramai diperbincangkan setelah sebuah unggahan di media sosial menyebar luas. Akun Instagram @merapi_uncover membagikan foto yang menunjukkan bagian taman pembatas jalan tampak kosong, meninggalkan tanah yang hanya ditumbuhi sedikit sisa tanaman. Unggahan itu sontak memicu reaksi warganet yang menyayangkan aksi tak bertanggung jawab tersebut.

Kepala DLH Sleman, saat dikonfirmasi, menyampaikan bahwa pihaknya tengah mencari solusi agar kejadian serupa tidak berulang. "Kami sedang mengupayakan langkah-langkah pencegahan, termasuk mempertimbangkan pemasangan kamera pengawas di beberapa titik rawan serta mengganti tanaman yang hilang dengan jenis yang secara ekonomis kurang diminati," ujarnya.

"Kami sedang mengupayakan langkah-langkah pencegahan, termasuk mempertimbangkan pemasangan kamera pengawas di beberapa titik rawan serta mengganti tanaman yang hilang dengan jenis yang secara ekonomis kurang diminati."

Menurut laporan yang diterima media kami, pencurian tanaman hias di median jalan ini bukanlah yang pertama. Sepanjang tahun, DLH Sleman mencatat beberapa kali kasus serupa terjadi di berbagai ruas jalan protokol. Tanaman yang menjadi sasaran biasanya berjenis pucuk merah, bougenville, atau tanaman berbunga lain yang memiliki nilai jual di pasaran.

Keberadaan taman pembatas jalan sendiri merupakan salah satu program penghijauan yang digencarkan oleh pemerintah daerah untuk memperindah kota sekaligus mengurangi polusi udara. Namun, aksi pencurian membuat upaya tersebut tidak maksimal karena petugas harus berulang kali melakukan penanaman ulang. Hal ini tentu membebani anggaran pemeliharaan taman kota.

Lebih lanjut, pihak DLH Sleman mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga fasilitas umum. Jika mengetahui atau mencurigai adanya aksi pencurian tanaman, warga diminta segera melaporkan kepada petugas keamanan setempat atau langsung menghubungi aparat kepolisian. Kerja sama dari berbagai pihak dinilai sangat penting mengingat keterbatasan petugas dalam mengawasi seluruh titik taman kota secara bersamaan.

Merespons kabar ini, jajaran kepolisian juga menyampaikan bahwa mereka siap menerima laporan dan mendukung upaya pemerintah daerah dalam menangani kasus vandalisme dan pencurian aset publik. Meski begitu, tanpa adanya laporan resmi dan bukti yang cukup, pelacakan terhadap pelaku menjadi lebih sulit dilakukan.

Hingga saat ini, DLH Sleman terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk menemukan langkah strategis dalam menjaga keindahan wajah kota. Masyarakat berharap aksi pencurian tanaman hias ini bisa segera dihentikan sehingga keasrian taman-taman publik di Kabupaten Sleman tetap dapat dinikmati oleh seluruh lapisan warga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Fact Checker. Memverifikasi berita ringkas agar tetap akurat.

Comments (0)

User