Awalnya Coba-coba, Siti Bangun Usaha Kikil hingga Penghasilan Puluhan Juta

Di balik bangunan berdinding seng yang sederhana di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, seorang perempuan bernama Siti Fatmawati berhasil mengubah takdir hidup keluarganya melalui usaha pengolahan ki

Jul 06, 2026 - 13:34
0 0
Awalnya Coba-coba, Siti Bangun Usaha Kikil hingga Penghasilan Puluhan Juta

Di balik bangunan berdinding seng yang sederhana di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, seorang perempuan bernama Siti Fatmawati berhasil mengubah takdir hidup keluarganya melalui usaha pengolahan kikil. Dari tangan terampilnya, bahan baku yang sering dianggap sebagai pelengkap hidangan ini disulap menjadi sumber penghasilan utama yang kini mampu menembus omset puluhan juta rupiah. Perjalanan Siti memulai bisnis ini bukanlah dari perencanaan matang, melainkan dari sekadar coba-coba yang ia rintis belasan tahun silam.

Berdasarkan laporan media kami, lokasi produksi yang kini menjadi pusat kegiatan ekonomi keluarga Siti terletak di pinggir Jalan Raya Serang-Setu. Meski berada di jalur utama, tempat usaha ini tampak begitu bersahaja. Bangunan yang didominasi material kayu dan seng itu tersembunyi sedikit menurun dari permukaan jalan, sehingga kendaraan yang melintas bisa jadi tidak menyadari adanya geliat usaha yang cukup besar di dalamnya. Namun, begitu memasuki area produksi, suasana langsung berubah. Deretan drum plastik berwarna biru memenuhi ruangan, menjadi saksi bisu proses pengolahan kikil yang berlangsung setiap hari.

Aktivitas produksi di tempat ini berjalan dengan ritme yang teratur. Para pekerja sibuk membersihkan, merebus, dan mengolah kikil sapi mentah menjadi produk siap jual. Siti mengaku bahwa dulu ia hanya memproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas, sekadar untuk memenuhi permintaan tetangga dan pasar kecil di sekitar rumahnya. Namun, seiring waktu, kualitas dan cita rasa kikil buatannya mulai dikenal luas. Kini, setiap harinya ia mampu memproduksi hingga ratusan kilogram kikil yang siap didistribusikan.

Perjalanan dari Iseng Menjadi Serius

Siti bercerita bahwa modal awal yang ia gunakan sangat minim. Ia memanfaatkan peralatan dapur seadanya dan mencoba berbagai resep racikan bumbu sendiri untuk menghasilkan tekstur kikil yang empuk namun tidak amis. "Awalnya benar-benar hanya coba-coba. Saya tidak pernah menyangka usaha ini bisa sebesar sekarang. Dulu beli bahan bakunya saja secukupnya, kalau tidak habis ya dibagikan ke saudara," kenang Siti saat ditemui media kami di sela kesibukannya. Namun, kegigihannya dalam menjaga konsistensi produk membuahkan hasil.

Dulu beli bahan bakunya saja secukupnya, kalau tidak habis ya dibagikan ke saudara.

Kini, jaringan pemasaran Siti telah meluas ke berbagai wilayah, tidak hanya di sekitar Kabupaten Bekasi tetapi juga merambah ke kota-kota penyangga lainnya. Pelanggan yang datang tidak hanya dari kalangan rumah tangga, tetapi juga pedagang makanan dan pemilik warung makan yang membutuhkan pasokan kikil segar dalam jumlah besar. Dengan skala produksi yang terus meningkat, Siti telah mampu menyerap tenaga kerja dari lingkungan sekitar, turut membantu perekonomian warga setempat. Penghasilan yang ia dapatkan pun kini telah menembus angka puluhan juta rupiah setiap bulannya, sebuah pencapaian yang jauh dari bayangannya saat pertama kali merintis usaha ini. Keberhasilan Siti menjadi bukti bahwa usaha yang dimulai dengan keterbatasan dan ketidaksengajaan mampu menjelma menjadi sumber kehidupan yang menjanjikan, asalkan dilakukan dengan ketekunan dan kejujuran.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Nasional. Reporter ringkasan peristiwa penting.

Comments (0)

User