Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jabar, 40 Ribu Petugas Diterjunkan

Beritainti.com, Bandung - Langkah strategis dalam memetakan kekuatan ekonomi daerah resmi dimulai. Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, secara resmi mencanangka

Jul 06, 2026 - 14:09
0 1
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jabar, 40 Ribu Petugas Diterjunkan

Beritainti.com, Bandung - Langkah strategis dalam memetakan kekuatan ekonomi daerah resmi dimulai. Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Provinsi Jawa Barat pada Minggu (21/6/2026). Pencanangan ini menandai dimulainya pendataan lapangan secara masif yang akan menyasar seluruh pelaku usaha di 27 kabupaten dan kota yang ada di provinsi tersebut.

Potret Utuh Ekonomi Tanpa Bebani APBD

Pemilihan Jawa Barat sebagai lokasi pencanangan bukanlah tanpa alasan. Provinsi ini merupakan salah satu motor penggerak utama perekonomian nasional. Berdasarkan catatan yang dihimpun media kami, kontribusi Jawa Barat terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada triwulan pertama tahun 2026 tercatat sangat signifikan, mencapai hampir 13 persen. Capaian tersebut menempatkan Jawa Barat sebagai kontributor terbesar ketiga di Indonesia, dengan laju pertumbuhan ekonomi yang impresif di angka 5,79 persen secara tahunan (y-on-y).

Di tengah dinamika ekonomi tersebut, kehadiran SE2026 dinilai krusial. Sonny Harry Budiutomo Harmadi menekankan bahwa sensus ini hadir untuk memberikan gambaran yang sangat detail dan mutakhir. Hasil dari sensus ini akan memotret secara utuh struktur, karakteristik, serta berbagai potensi dan tantangan yang dihadapi oleh dunia usaha di tingkat akar rumput. Dengan data yang akurat, pemerintah daerah tidak perlu lagi meraba-raba dalam menyusun strategi pembangunan.

"Pemerintah daerah akan memperoleh data yang lengkap tanpa harus mengeluarkan APBD, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai dasar perumusan kebijakan dan program pembangunan yang lebih tepat sasaran," ujar Sonny dalam laporan yang diterima Beritainti.com.

Pendataan Door to Door hingga Akhir Agustus

Untuk menjamin cakupan data yang komprehensif, BPS mengerahkan kekuatan besar-besaran. Lebih dari 40 ribu petugas sensus diterjunkan langsung ke lapangan. Mereka bertugas melakukan pendataan secara door to door atau dari pintu ke pintu, merekam secara lengkap setiap aktivitas usaha yang ada di seluruh wilayah Jawa Barat. Proses pendataan ini resmi dimulai serentak pada 15 Juni 2026 dan dijadwalkan akan berlangsung selama lebih dari dua bulan, tepatnya hingga 31 Agustus 2026 mendatang. Para petugas akan menyambangi tidak hanya pelaku usaha berskala besar, tetapi juga para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta keluarga yang menjalankan aktivitas ekonomi di rumah tangga, sehingga tidak ada satu pun unit ekonomi yang terlewat dari pemetaan ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Fact Checker. Memverifikasi berita ringkas agar tetap akurat.

Comments (0)

User