Ini Kondisi Jalan Rusak yang Bikin Warga Pandeglang Teken Petisi Pakai Darah

Kondisi jalan rusak parah di Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, kembali menjadi sorotan. Warga dari lima kampung terpaksa menempuh jalur ekstrem yang didominasi bebatuan besar

Jul 06, 2026 - 14:09
0 1
Ini Kondisi Jalan Rusak yang Bikin Warga Pandeglang Teken Petisi Pakai Darah

Kondisi jalan rusak parah di Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, kembali menjadi sorotan. Warga dari lima kampung terpaksa menempuh jalur ekstrem yang didominasi bebatuan besar dan jalan tanah yang tak pernah tersentuh aspal selama puluhan tahun. Rasa frustasi yang memuncak mendorong mereka melakukan aksi tak biasa: membuat petisi dengan menggunakan darah.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, Senin (22/6/2026), foto-foto yang beredar memperlihatkan betapa memprihatinkannya akses penghubung antarkampung tersebut. Jalanan terjal tanpa pengerasan aspal itu dipenuhi batu-batu tajam dan cadas, memaksa pengendara motor maupun pejalan kaki untuk ekstra waspada setiap kali melintas. Kondisi ini semakin berbahaya saat musim hujan tiba, di mana jalan berubah menjadi licin dan berlumpur.

Keluhan Warga yang Terabaikan Puluhan Tahun

Salah satu warga setempat, Sujana, mengungkapkan bahwa infrastruktur yang buruk ini telah menyulitkan mobilitas warga selama bertahun-tahun. Aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan menjadi terganggu karena akses yang tidak memadai. "Kami sudah berulang kali menyampaikan keluhan, tapi tidak pernah ada perbaikan berarti. Jalan ini sangat membahayakan keselamatan kami," ujarnya dengan nada penuh kekecewaan.

“Kami sudah berulang kali menyampaikan keluhan, tapi tidak pernah ada perbaikan berarti. Jalan ini sangat membahayakan keselamatan kami.”

Menurut Sujana, tidak sedikit warga yang mengalami kecelakaan akibat terpeleset atau terjatuh dari motor saat melintasi jalur tersebut. Anak-anak sekolah yang setiap hari menggunakan jalan ini juga menjadi pihak yang paling rentan. Para orang tua khawatir keselamatan buah hati mereka terancam setiap kali berangkat dan pulang sekolah.

Petisi Darah sebagai Simbol Keputusasaan

Puncak kekesalan warga diwujudkan melalui petisi yang ditandatangani dengan darah. Aksi simbolis ini dipilih untuk menunjukkan betapa serius dan mendesaknya kebutuhan mereka akan perbaikan jalan. Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan dan tidak lagi mengabaikan hak mereka atas infrastruktur yang layak.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Pandeglang belum memberikan respons resmi terkait aspirasi warga Desa Cijaralang. Warga berjanji akan terus menyuarakan tuntutan mereka hingga ada realisasi perbaikan yang konkret. Media kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyampaikan informasi terbaru kepada pembaca.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Reporter Teknologi. Reporter teknologi format ringkasan mudah baca.

Comments (0)

User