Viral Warung Diduga Jual Tramadol di Jagakarsa, Polisi Segel dan Buru Pelaku
Sebuah warung di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, mendadak viral di media sosial setelah diduga menjadi tempat peredaran obat keras ilegal jenis Tramadol. Menindaklanjuti informasi yang beredar lu
Sebuah warung di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, mendadak viral di media sosial setelah diduga menjadi tempat peredaran obat keras ilegal jenis Tramadol. Menindaklanjuti informasi yang beredar luas tersebut, aparat kepolisian bergerak cepat dengan menyegel lokasi dan memasang garis polisi di sekeliling bangunan pada Selasa (7/7/2026).
Berdasarkan rekaman video yang diperoleh media kami, terlihat sejumlah petugas kepolisian tengah melakukan pengamanan di tempat kejadian. Garis polisi berwarna kuning terpasang rapat mengelilingi warung sederhana yang diduga menjadi tempat transaksi obat-obatan terlarang itu. Langkah tegas ini diambil untuk mencegah aktivitas ilegal berlanjut sekaligus mengamankan barang bukti yang ada di dalam lokasi.
Baca juga: Polisi Tangkap Pengedar Obat Keras di Tangerang, 4.650 Pil Disita
Dari penelusuran awal, warung tersebut diduga telah beroperasi cukup lama dengan modus menyamarkan penjualan Tramadol di balik usaha warung biasa. Tramadol sendiri merupakan obat keras yang seharusnya hanya bisa diperoleh dengan resep dokter dan di bawah pengawasan ketat, namun kerap disalahgunakan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Peredaran obat ini di luar jalur resmi sangat berbahaya karena dapat menimbulkan efek samping serius hingga kematian jika dikonsumsi sembarangan.
Kepolisian saat ini masih memburu pemilik warung yang melarikan diri sebelum penyegelan dilakukan. Beberapa saksi mata di sekitar lokasi telah dimintai keterangan untuk melacak keberadaan pelaku. Barang bukti berupa sejumlah butir pil diduga Tramadol juga telah diamankan dari dalam warung untuk diuji lebih lanjut di laboratorium forensik.
Warga sekitar mengaku tidak terlalu mencurigai aktivitas di warung tersebut karena sekilas tampak seperti warung kelontong pada umumnya. Namun, beberapa kali mereka melihat pembeli dengan gerak-gerik mencurigakan datang dalam waktu singkat lalu pergi. Kecurigaan publik meningkat setelah salah satu warga mengunggah indikasi penjualan obat keras itu ke media sosial hingga viral dan sampai ke telinga aparat.
Kasus ini menambah daftar panjang peredaran obat-obatan terlarang yang menyasar lingkungan permukiman warga. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melapor apabila menemukan aktivitas serupa di lingkungannya. Informasi dari warga sangat penting untuk memutus mata rantai peredaran narkoba dan obat keras ilegal. Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih dalam pengejaran intensif. Beritainti.com akan terus memantau perkembangan pengungkapan kasus ini.
Comments (0)