Tegang! Pesawat Airbus Tabrakan dengan Drone di Bandara New York
Insiden menegangkan terjadi di salah satu bandara tersibuk di Amerika Serikat. Sebuah pesawat penumpang jenis Airbus A321 yang dioperasikan oleh maskapai JetBlue bertabrakan dengan sebuah drone saat
Insiden menegangkan terjadi di salah satu bandara tersibuk di Amerika Serikat. Sebuah pesawat penumpang jenis Airbus A321 yang dioperasikan oleh maskapai JetBlue bertabrakan dengan sebuah drone saat sedang dalam fase pendekatan menuju landasan pacu. Peristiwa itu berlangsung di Bandara Internasional John F Kennedy (JFK), New York, pada Senin pagi (29/6) sekitar pukul 07.15 waktu setempat.
Menurut laporan yang dihimpun, pilot pesawat tersebut segera mengomunikasikan kejadian itu kepada menara pengawas lalu lintas udara. Pesawat dilaporkan berada pada ketinggian sekitar 3.000 kaki atau setara dengan 914 meter ketika benturan dengan drone itu tak terelakkan. Aplikasi pemantau lalu lintas udara, ATC.com, yang memonitor percakapan antara pilot dan pengawas darat secara langsung, merilis penggalan laporan dari kokpit yang mengonfirmasi adanya kontak fisik tersebut.
"Kami baru saja menabrak sebuah drone. Kami berada di ketinggian 3.000 kaki," demikian bunyi laporan yang dikutip dari saluran komunikasi penerbangan.
Insiden ini kembali menyoroti maraknya penggunaan drone tak berizin di sekitar kawasan bandara. Penerbangan komersial sangat rentan terhadap keberadaan benda asing berukuran kecil yang terbang tidak terkendali di jalur pendekatan. Meski pesawat Airbus A321 itu berhasil mendarat dengan selamat, benturan dengan drone pada kecepatan dan ketinggian tertentu tetap berpotensi menyebabkan kerusakan struktural pada sayap, mesin, atau bahkan memecahkan kaca kokpit.
Belum ada laporan kerusakan signifikan atau korban luka dalam insiden ini. Otoritas penerbangan federal setempat langsung mengerahkan tim investigasi untuk menelusuri asal-usul drone serta operator yang menerbangkannya. Aturan penerbangan di AS secara tegas melarang pengoperasian drone di area udara terlarang sekitar bandara tanpa izin khusus, karena dapat mengganggu keselamatan ratusan nyawa penumpang. Demikian laporan media kami, Beritainti.com, yang terus memantau perkembangan kasus ini.
Comments (0)