Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Kalahkan Argentina 2-1
East Rutherford, New Jersey — Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Timnas Spanyol atas Argentina di final Piala Dunia 2026 memastikan La Roja merebut gelar juara dunia kedua dalam sejarah mereka. Ferran ...
East Rutherford, New Jersey — Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Timnas Spanyol atas Argentina di final Piala Dunia 2026 memastikan La Roja merebut gelar juara dunia kedua dalam sejarah mereka. Ferran Torres menjadi pahlawan dengan dua gol, mengunci trofi di MetLife Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.
Babak Pertama: Dominasi & Gol Cepat Spanyol
Menit ke-12, umpan terobosan Pedri dari lini tengah berhasil diterima Ferran Torres yang menusuk dari sisi kanan. Dengan satu sentuhan, ia melepaskan tendangan mendatar yang tak mampu dijangkau Emiliano Martinez. Skor 1-0 untuk Spanyol. Formasi 4-3-3 yang diterapkan Luis de la Fuente membuat La Roja menguasai ritme permainan. Penguasaan bola mencapai 62% di 30 menit pertama, dengan umpan-umpan pendek khas tiki-taka yang menyulitkan pressing tinggi Argentina.
Argentina yang mengandalkan formasi 4-4-2 diamond kesulitan menembus pertahanan rapat Spanyol. Satu-satunya peluang emas di babak pertama datang dari tendangan bebas Julian Alvarez di menit ke-34, namun Unai Simon dengan sigap menepis bola ke atas mistar. Statistik shots on target babak pertama: Spanyol 4, Argentina 1. Skor bertahan 1-0 hingga turun minum.
Babak Kedua: Kebangkitan Singkat & Pukulan Telak
Selepas jeda, Argentina meningkatkan intensitas serangan. Menit ke-68, umpan silang dari Angel Di Maria berhasil disambut sundulan Julian Alvarez yang menggetarkan jala Spanyol. Skor imbang 1-1. Gol ini membangkitkan semangat La Albiceleste, dan mereka terus menekan melalui sayap.
Namun, di menit ke-84, serangan balik cepat Spanyol membuahkan hasil. Nico Williams melepaskan umpan tarik dari sisi kiri yang langsung disambut Ferran Torres dengan first-time finish akurat ke pojok atas gawang. Gol kedua Torres memastikan keunggulan Spanyol. Di masa injury time, Argentina nyaris menyamakan kedudukan lewat sundulan Lautaro Martinez, tetapi VAR mengonfirmasi offside tipis. Laga berakhir dengan skor 2-1.
Statistik Kunci Pertandingan
Penguasaan bola: Spanyol 58% — 42% Argentina.
Total tembakan: Spanyol 16 (7 on target) — Argentina 11 (4 on target).
Akurasi umpan: Spanyol 89% — Argentina 81%.
Kartu kuning: Rodri (menit ke-55), Cristian Romero (menit ke-72).
Gol: Ferran Torres (12', 84'), Julian Alvarez (68').
Assist: Pedri, Nico Williams, Angel Di Maria.
“Saya sangat bangga dengan karakter tim. Kami tahu Argentina akan menekan di babak kedua, tetapi para pemain tetap disiplin dan memanfaatkan momen krusial,” ujar pelatih Spanyol Luis de la Fuente dalam konferensi pers usai laga.
Ferran Torres: Dua Gol, Satu Mahkota
Pemain sayap Barcelona itu tampil sebagai Man of the Match dengan dua gol penentu. Performa eksplosifnya di sisi kanan membuat Alejandro Balde dan kemudian Marcos Acuna kewalahan. Torres menyelesaikan pertandingan dengan 5 tembakan, 3 dribel sukses, dan akurasi umpan 87%. Dengan kontribusi ini, ia mengukuhkan diri sebagai pemain kelima yang mencetak brace di final Piala Dunia sepanjang sejarah—setelah Gerd Muller, Mario Kempes, Zinedine Zidane, dan Kylian Mbappe. Trofi Piala Dunia yang diangkatnya di tengah gemuruh MetLife Stadium menjadi penanda era baru kejayaan sepak bola Spanyol.
Comments (0)