Javier Milei Tiba di Lima Hadiri Pelantikan Presiden Keiko Fujimori

Ibu kota Peru menyaksikan salah satu momen politik terbesar dekade ini. Presiden Argentina, Javier Milei, mendarat di Lima pada Selasa (28/7/2026) untuk menghadiri pelantikan Keiko Fujimori sebagai pr...

Aug 26, 2026 - 08:55
0 0
Javier Milei Tiba di Lima Hadiri Pelantikan Presiden Keiko Fujimori

Ibu kota Peru menyaksikan salah satu momen politik terbesar dekade ini. Presiden Argentina, Javier Milei, mendarat di Lima pada Selasa (28/7/2026) untuk menghadiri pelantikan Keiko Fujimori sebagai presiden terpilih Peru. Kehadiran pemimpin libertarian itu bukan sekadar protokol diplomatik biasa — ia adalah sinyal kuat bahwa Buenos Aires siap menjadi sekutu utama pemerintahan baru Lima sejak menit-menit pertama kekuasaan.

Suasana di sekitar Istana Pemerintahan sejak dini hari sudah terasa seperti final turnamen besar. Barikade pengamanan dipasang di beberapa titik strategis, aparat berjaga berlapis, dan ribuan warga memadati jalur prosesi kenegaraan yang bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Peru. Di tengah gemuruh itu, satu nama paling ditunggu selain Fujimori sendiri justru datang dari tetangga jauh: Javier Milei.

Kedatangan Sang Presiden Libertarian

Milei tiba di Lima dalam rangkaian kunjungan kenegaraan singkat namun padat makna. Konvoi kepresidenannya bergerak dari bandara menuju pusat kota di bawah pengawalan ketat, disambut protokol resmi pemerintah Peru yang tampak memberikan perlakuan istimewa kepada tamu penting ini. Bagi pengamat, perlakuan tersebut logis: Milei adalah salah satu kepala negara pertama yang mengonfirmasi kehadirannya sejak Fujimori dinyatakan menang dalam kontestasi presiden.

Narasi kedekatan personal antara kedua pemimpin sudah lama dibangun. Keduanya sama-sama dikenal vokal mendukung agenda ekonomi pasar bebas, efisiensi anggaran negara, dan skeptis terhadap gelombang politik progresif yang sempat menguasai kawasan. Kedatangan Milei di hari pelantikan ibarat kapten tim unggulan hadir langsung di tribun untuk mendukung rekannya naik podium juara.

Aliansi Kanan Baru Amerika Latin Makin Kokoh

Pelantikan Fujimori diproyeksikan melahirkan poros baru politik kanan di Amerika Latin Selatan. Milei, yang memimpin Argentina dengan gaya radikal dan reformasi ekonomi drastis, kini memiliki mitra ideologis di Lima yang diprediksi akan membuka ruang kerja sama bilateral lebih luas. Isu-isu seperti perdagangan lintas batas, investasi energi, hingga koordinasi kebijakan migrasi masuk daftar agenda yang diyakini akan dibahas dalam pertemuan bilateral di sela rangkaian pelantikan.

Hubungan Argentina–Peru sendiri memiliki akar historis yang dalam, dan momentum ini dinilai bisa menghidupkan kembali dinamika kemitraan yang beberapa tahun terakhir cenderung stagnan. Dengan dua eksekutif yang berbagi visi ekonomi serupa, para analis memperkirakan diskusi tentang integrasi komersial dan sinergi investasi akan bergerak lebih cepat dibanding era pemerintahan sebelumnya.

Tepukan, Bendera, dan Harapan Besar Publik

Di jalanan Lima, pendukung Fujimori memenuhi kawasan sekitar lokasi upacara sejak pagi, membawa bendera merah-putih dan spanduk dukungan. Momen ini terasa emosional bagi banyak pihak, mengingat perjalanan politik Fujimori yang penuh liku — beberapa kali gagal di babak final pencalonan presiden sebelum akhirnya berhasil meraih kemenangan. Kini, di hadapan para pemimpin dunia termasuk Milei, ia resmi mengambil sumpah jabatan tertinggi di negerinya.

Bagi publik Peru, pelantikan ini bukan hanya seremoni. Ada harapan besar bahwa pergantian kekuasaan akan membawa stabilitas politik yang selama bertahun-tahun sulit diraih, sekaligus arah ekonomi yang lebih tegas. Kehadiran tokoh-tokoh internasional kelas berat semacam Milei turut memberi kesan bahwa dunia sedang memperhatikan langkah awal pemerintahan Fujimori dengan sangat serius.

Tantangan Nyata Menanti Setelah Upacara

Namun di balik sorotan lampu panggung dan tepuk tangan, pekerjaan rumah Fujimori tergolong berat. Kongres Peru yang terfragmentasi, tekanan harga komoditas, serta tuntutan pemulihan ekonomi pasca masa-masa gejolak akan menjadi ujian sesungguhnya jauh setelah tamu-tamu kehormatan meninggalkan Lima. Kemampuannya menjaga koalisi dan mengeksekusi program prioritas akan menentukan apakah euforia hari pelantikan bisa berlanjut menjadi hasil nyata.

Untuk Milei, kehadirannya di Lima juga merupakan bagian dari strategi diplomasi aktifnya di kawasan. Semakin banyak mitra ideologis di kursi kepresidenan negara tetangga, semakin besar ruang gerak agenda politiknya di panggul regional. Dari Lima, pesan yang terkirim jelas: babak baru politik Amerika Latin telah dimulai, dan dua pemain kuncinya baru saja berjabat tangan di tengah lapangan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User