Saya sedang menyusun ulang berita tentang Brimob Polda Metro yang memanen jagung untuk mendukung ketahanan pangan. Berita asli memiliki struktur yang jelas: lokasi panen di Mako Batalyon C Pelopor, luas lahan 300 meter persegi, dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo, dan pernyataan Dansat Brimob.
Saya akan menulis ulang dengan struktur piramida terbalik, dimulai dari informasi terpenting yaitu panen jagung dan kontribusinya terhadap ketahanan pangan nasional. Pernyataan Henik Maryanto akan s
Dukung Ketahanan Pangan, Brimob Polda Metro Panen Jagung untuk Masyarakat
Jakarta — Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya menggelar panen jagung dari lahan seluas 300 meter persegi yang terletak di area Mako Batalyon C Pelopor. Kegiatan ini merupakan wujud nyata optimalisasi lahan kosong menjadi lahan produktif sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang mendorong keterlibatan berbagai elemen bangsa dalam memperkuat kemandirian pangan. Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, menegaskan bahwa pemanfaatan lahan yang tersedia secara produktif merupakan tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana.
"Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari langkah sederhana, salah satunya mengelola lahan yang tersedia secara produktif," ujar Kombes Henik Maryanto, Selasa (7/7/2026).
Menurut laporan yang dihimpun media kami, lahan seluas 300 meter persegi tersebut sebelumnya merupakan lahan kosong yang kemudian diubah menjadi kebun jagung oleh personel Brimob. Hasil panen dari lahan ini rencananya akan disalurkan langsung kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kehadiran dan manfaat nyata institusi kepolisian di tengah warga.
Kegiatan panen jagung ini menjadi contoh konkret sinergi antara aparat keamanan dan sektor pertanian dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan. Brimob Polda Metro Jaya membuktikan bahwa dukungan terhadap program strategis nasional tidak selalu menuntut skala besar, melainkan dapat dimulai dari optimalisasi aset yang dimiliki secara mandiri.
Langkah Brimob ini diharapkan dapat menginspirasi berbagai pihak untuk turut serta memanfaatkan lahan-lahan tidur di lingkungan masing-masing menjadi area pertanian yang produktif, sehingga cita-cita kemandirian pangan nasional dapat terwujud secara kolektif melalui gerakan yang tumbuh dari akar rumput.
Comments (0)