Resmi: Enzo Maresca Pelatih Baru Manchester City

Manchester City secara resmi menunjuk Enzo Maresca sebagai pelatih kepala baru untuk menggantikan Josep Guardiola. Pengumuman ini disampaikan melalui situs resmi klub pada Senin pagi, menandai dimulai...

Jul 28, 2026 - 07:08
0 0
Resmi: Enzo Maresca Pelatih Baru Manchester City

Manchester City secara resmi menunjuk Enzo Maresca sebagai pelatih kepala baru untuk menggantikan Josep Guardiola. Pengumuman ini disampaikan melalui situs resmi klub pada Senin pagi, menandai dimulainya era baru di Etihad Stadium. Maresca, yang sebelumnya sukses menangani skuad U-23 The Citizens, diikat kontrak selama tiga tahun. Pria asal Italia berusia 43 tahun itu bukan nama asing di tubuh City. Ia pernah menjadi asisten Guardiola pada musim 2022/2023, sebelum akhirnya mengambil kendali tim U-23. Catatan impresifnya bersama junior Cityzens menjadi alasan kuat manajemen memberinya kepercayaan untuk naik kelas ke tim senior.

Perjalanan Karier yang Penuh Prestasi

Enzo Maresca memulai karier kepelatihannya setelah pensiun sebagai pemain pada 2017. Sebagai gelandang, ia pernah merasakan atmosfer Premier League bersama West Bromwich Albion, serta memperkuat sejumlah klub Italia seperti Juventus dan Fiorentina. Panggilan untuk melatih membawanya kembali ke Manchester City, klub tempat ia pernah menjalani masa pinjaman. Saat menangani tim U-23, Maresca langsung menggebrak dengan meraih gelar Premier League 2. Musim lalu, timnya mencatatkan persentase kemenangan 75% dari 26 pertandingan, mencetak 82 gol, dan hanya kebobolan 29. Rata-rata penguasaan bola mencapai 65,2% per laga, dengan rata-rata 6,8 shots on target per pertandingan—angka yang menunjukkan dominasi ala tiki-taka khas City.

Taktik dan Filosofi Permainan

Sebagai pelatih yang besar dalam kultur sepak bola Spanyol-Italia, Maresca dikenal sebagai pengagum formasi 4-3-3 fleksibel, mirip dengan mentor Guardiola. Namun, analis mencatat ia lebih sering menempatkan gelandang bertahan murni untuk memberi keseimbangan, sesuatu yang disebutnya sebagai "regista modern". Formasi ini memungkinkan full-back naik tinggi dan sayap melebar, menciptakan overload di area lawan. Dalam 10 laga uji coba pramusim yang ia pimpin, City mencatatkan rata-rata 667 operan per pertandingan dengan akurasi 89%. Yang menarik, ia juga menerapkan pressing tinggi agresif yang menghasilkan rata-rata 12,3 kali merebut bola di sepertiga lapangan lawan setiap 90 menit. Statistik ini menjadi bukti bahwa Maresca ingin mempertahankan identitas City, tapi dengan sentuhan disiplin ala Italia.

Debut Manis di Etihad

Ujian sesungguhnya datang pada laga perdana Premier League kontra Liverpool. Dalam duel yang berlangsung sengit, Manchester City sukses mengamankan kemenangan 3-1. Menit ke-23, Erling Haaland membuka skor memanfaatkan assist ciamik Kevin De Bruyne. Gol kedua datang di menit ke-56 lewat aksi individu Phil Foden, sebelum tamu memperkecil kedudukan via titik penalti pada menit ke-72. Haaland memastikan tiga poin dengan gol keduanya di masa injury time, memanfaatkan umpan terobosan Julián Álvarez. City mencatatkan penguasaan bola dominan 62% dengan 8 shots on target, berbanding 4 milik Liverpool. Performa solid lini belakang juga memastikan clean sheet baru pecah setelah 72 menit.

Respons dari Pemain dan Manajemen

Direktur Sepak Bola Manchester City, Txiki Begiristain, dalam konferensi pers virtual menyebut penunjukan Maresca sebagai "keputusan strategis untuk mempertahankan DNA City".

"Enzo memahami filosofi permainan kami lebih dari siapa pun. Kami yakin dia akan meneruskan kesuksesan yang sudah dibangun, sekaligus membawa energi segar di ruang ganti," ujar Begiristain.
Di sisi lain, kapten tim Kevin De Bruyne memberikan isyarat positif melalui media sosial pribadinya dengan menulis, "Bersiap untuk petualangan baru. Selamat datang, bos!" Maresca sendiri dalam sambutan singkatnya menekankan pentingnya mempertahankan mentalitas juara. "Kami harus lapar, haus, dan terus berkembang. Saya berjanji akan memberi dedikasi penuh untuk klub dan suporter," tegasnya. Dengan dimulainya era Maresca, Manchester City diharapkan mampu bersaing di semua kompetisi musim depan, mengingat fondasi skuad yang sudah sangat mumpuni. Liga Primer, Liga Champions, dan Piala FA menjadi target wajib yang harus ia jawab di Etihad.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User