Prabowo Bertolak ke Gorontalo Hadiri Puncak Penas Petani dan Nelayan

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meninggalkan Jakarta pada Rabu dini hari (24/6/2026) untuk melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Gorontalo. Kepergian Kepala Negara ini dalam rangka menghadiri pun

Jul 06, 2026 - 13:58
0 0
Prabowo Bertolak ke Gorontalo Hadiri Puncak Penas Petani dan Nelayan

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meninggalkan Jakarta pada Rabu dini hari (24/6/2026) untuk melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Gorontalo. Kepergian Kepala Negara ini dalam rangka menghadiri puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII yang digelar di Kabupaten Gorontalo.

Berdasarkan laporan yang diterima Beritainti.com, Presiden beserta rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma menggunakan pesawat kepresidenan sekitar pukul 06.00 WIB. Penerbangan menuju Bandar Udara Jalaluddin, Gorontalo diperkirakan memakan waktu sekitar 3,5 jam. Setibanya di Gorontalo, Presiden akan langsung menuju lokasi acara untuk menghadiri rangkaian Penas yang telah bergulir beberapa hari terakhir.

Penas XVII, Ajang Silaturahmi dan Pemberdayaan Petani-Nelayan

Penas Petani dan Nelayan merupakan agenda nasional yang diselenggarakan secara rutin setiap dua tahun sekali oleh Kementerian Pertanian bersama pemerintah daerah. Pada tahun 2026, Kabupaten Gorontalo terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan ke-17. Kegiatan ini mempertemukan ribuan petani, nelayan, pembudidaya ikan, hingga penyuluh dari seluruh penjuru Tanah Air untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan inovasi di bidang pertanian maupun kelautan.

Puncak acara akan diwarnai dengan dialog interaktif antara Presiden dan para peserta Penas. Selain itu, akan diumumkan berbagai penghargaan bagi petani dan nelayan berprestasi yang telah memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional. Kehadiran Presiden Prabowo menjadi simbol bahwa suara petani dan nelayan didengar di tingkat tertinggi pemerintahan.

Ketahanan Pangan Jadi Prioritas

Kehadiran Presiden Prabowo pada puncak Penas XVII menunjukkan komitmen tinggi pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Presiden menegaskan bahwa Indonesia harus mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri tanpa bergantung pada impor. Gorontalo yang merupakan salah satu lumbung pangan di kawasan timur Indonesia diharapkan bisa menjadi motor penggerak pertanian modern.

"Saya akan terus hadir di tengah petani dan nelayan. Mereka adalah tulang punggung bangsa. Pemerintah akan memastikan akses pupuk, bibit unggul, dan pasar yang adil bagi seluruh petani Indonesia," ujar Presiden dalam sebuah kesempatan.

Penas XVII juga menjadi momen untuk memperkuat sinergi antara petani, pemerintah, dan sektor swasta. Berbagai pameran teknologi pertanian, lomba inovasi, serta seminar tentang pertanian berkelanjutan turut memeriahkan acara yang berlangsung selama sepekan itu. Para peserta dari berbagai provinsi telah menampilkan produk unggulan dan solusi smart farming yang diharapkan dapat diadopsi secara luas.

Rangkaian Kunjungan Kerja Presiden

Selain menghadiri puncak Penas, Presiden Prabowo dijadwalkan akan meninjau beberapa proyek strategis di Gorontalo, termasuk program food estate dan pembangunan irigasi pertanian. Kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk berdialog langsung dengan para kepala daerah setempat guna mendengarkan aspirasi dan tantangan yang dihadapi petani setempat. Pemerintah pusat berjanji akan mempercepat distribusi alat dan mesin pertanian (alsintan) serta perbaikan infrastruktur jalan usaha tani di wilayah tersebut.

Kehadiran Presiden diharapkan dapat membakar semangat para petani dan nelayan untuk terus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka. Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, sektor pertanian Indonesia diyakini akan semakin tangguh menghadapi tantangan global, mulai dari perubahan iklim hingga fluktuasi harga komoditas internasional. Penas XVII pun diharapkan menjadi tonggak baru dalam perjuangan bersama mewujudkan Indonesia sebagai negara mandiri pangan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Editor Politik. Editor ringkasan kebijakan dan pemilu.

Comments (0)

User