Pemotor Lawan Arah di Patal Senayan Bikin Resah

Pengguna sepeda motor yang nekat melawan arus di kawasan Patal Senayan, Jakarta Selatan, kembali menjadi sorotan dan meresahkan warga sekitar. Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, aksi berba

Jul 06, 2026 - 13:59
0 1
Pemotor Lawan Arah di Patal Senayan Bikin Resah

Pengguna sepeda motor yang nekat melawan arus di kawasan Patal Senayan, Jakarta Selatan, kembali menjadi sorotan dan meresahkan warga sekitar. Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, aksi berbahaya ini kerap dilakukan oleh sejumlah pemotor yang hendak memangkas waktu perjalanan menuju flyover Permata Hijau. Alih-alih mengikuti rute resmi yang telah ditentukan, mereka memilih mengambil jalur pintas dengan melaju berlawanan arah dari arus lalu lintas yang seharusnya.

Fenomena ini dilaporkan terjadi hampir setiap hari, terutama pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari. Para pemotor tersebut keluar dari kawasan perkantoran atau permukiman di sekitar Patal Senayan dan langsung memutar arah, menantang laju kendaraan yang datang dari depan. Padahal, ruas jalan di area tersebut dikenal memiliki volume kendaraan yang cukup padat dan arus yang relatif cepat. Akibat ulah segelintir pengendara ini, pengguna jalan lain yang tertib kerap kali harus melakukan pengereman mendadak untuk menghindari tabrakan.

Modus Jalan Pintas yang Membahayakan

Dari pengamatan di lapangan, pemotor-pemotor ini memanfaatkan celah di median jalan atau sisi putar balik untuk masuk ke jalur berlawanan. Tujuan utama mereka adalah menghindari rute memutar yang dinilai terlalu jauh jika harus melewati traffic light atau putaran resmi sebelumnya. Flyover Permata Hijau menjadi incaran titik akhir perjalanan karena merupakan akses vital menuju kawasan Jakarta Selatan bagian barat dan Tangerang. Seorang pengendara mobil yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekesalannya saat diwawancarai di lokasi, Jumat (27/6/2025).

"Ini sudah keterlaluan, hampir tiap hari saya lihat. Saya yang bawa mobil kadang kaget tiba-tiba ada motor dari depan. Sudah tahu jalur cepet, tapi malah dipakai lawan arah. Nggak cuma bikin kaget, ini jelas mengundang kecelakaan," ujarnya kepada tim Beritainti.com di lokasi.

Keberadaan aksi lawan arah ini berbanding terbalik dengan asas keselamatan berkendara yang tertuang dalam Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Nomor 22 Tahun 2009. Aturan tersebut dengan tegas melarang setiap pengguna jalan mengambil jalur berlawanan karena berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal. Tak hanya berpotensi mencelakai diri sendiri, para pemotor ini juga mengancam jiwa pengguna jalan lainnya.

Keresahan Warga dan Minimnya Pengawasan

Warga yang tinggal di sekitar Patal Senayan mengaku sudah bertahun-tahun menyaksikan pemandangan serupa. Meskipun sesekali terlihat petugas kepolisian melakukan patroli, intensitasnya tidak cukup untuk memberikan efek jera. Akibatnya, para pemotor seolah sudah hafal jadwal kosongnya pengawasan dan dengan leluasa melintas.

Kondisi jalan yang menikung dan terkadang terhalang pepohonan di beberapa titik semakin meningkatkan potensi kecelakaan. Pengendara dari arah yang benar sering kali tidak memiliki cukup waktu untuk menghindar karena jarak pandang yang terbatas. Kami dari Beritainti.com mengimbau kepada pihak berwenang, khususnya Ditlantas Polda Metro Jaya, untuk meningkatkan intensitas patroli dan menindak tegas para pelanggar. Selain itu, pemasangan spanduk peringatan serta penutupan celah-celah liar yang kerap digunakan untuk manuver melawan arah juga mendesak untuk segera diwujudkan. Langkah ini bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk melindungi nyawa seluruh pengguna jalan dari potensi tragedi yang tidak diinginkan. Hingga berita ini diturunkan, laporan dari warga terkait aksi nekat ini masih terus mengalir ke redaksi Beritainti.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Editor Ekonomi. Editor ringkasan isu bisnis dalam poin inti.

Comments (0)

User