Polisi Dalami Potensi Tersangka Baru karena Bantu Pelarian Taufik Hidayat

Bandung - Polda Jawa Barat terus mengembangkan penyidikan kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan oleh Taufik Hidayat (30) terhadap seorang wanita berinisial YTR (29). Salah satu fokus utama

Jul 07, 2026 - 23:27
0 1
Polisi Dalami Potensi Tersangka Baru karena Bantu Pelarian Taufik Hidayat

Bandung - Polda Jawa Barat terus mengembangkan penyidikan kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan oleh Taufik Hidayat (30) terhadap seorang wanita berinisial YTR (29). Salah satu fokus utama saat ini adalah mendalami dugaan adanya pihak-pihak lain yang secara aktif membantu pelarian tersangka setelah aksi kejam tersebut terjadi.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, menyampaikan kepada media kami bahwa penyidik saat ini sedang gencar melakukan serangkaian prarekonstruksi. Langkah ini diambil tidak hanya untuk memperkuat pembuktian peran Taufik Hidayat (TH), tetapi juga untuk membuka kemungkinan penetapan tersangka baru. Pasalnya, dari hasil pemeriksaan sementara, terindikasi kuat bahwa pelaku tidak bekerja sendirian saat melarikan diri maupun ketika berusaha menghilangkan barang bukti.

Prarekonstruksi Empat TKP

Menurut laporan yang dihimpun Beritainti.com, penyidik telah menjadwalkan sejumlah agenda prarekonstruksi. Proses ini menjadi krusial karena kompleksitas tempat kejadian perkara (TKP) yang mencapai empat lokasi berbeda. Kombes Hendra menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus berlanjut hingga seluruh rangkaian peristiwa terang benderang.

"Prarekonstruksi ini akan kita lakukan terus karena mengingat TKP-nya juga cukup banyak ya, ada empat TKP. Dan juga ada beberapa TKP yang meyakinkan bahwa yang bersangkutan ini adalah Saudara TH untuk pengambilan barang, barang utamanya adalah barang bukti," kata Hendra, Senin (29/6/2026).

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa selain TKP utama penganiayaan, terdapat lokasi lain yang signifikan dalam pengungkapan kasus ini. Fokus penyidik tertuju pada tempat-tempat yang diduga digunakan TH untuk memindahkan atau menyembunyikan barang bukti kunci. Pendalaman terhadap pergerakan pelaku di TKP tambahan ini diyakini akan membuka tabir siapa saja yang terlibat dalam menyediakan transportasi, tempat persembunyian, atau logistik bagi TH selama menjadi buronan.

Kasus ini sendiri menyita perhatian publik setelah korban, YTR, mengalami penyekapan dan penganiayaan berat. Penetapan pihak-pihak yang membantu pelarian dianggap penting oleh kepolisian untuk memberikan efek jera serta memutus rantai solidaritas yang melindungi pelaku kejahatan. Hingga berita ini diturunkan, tim penyidik Polda Jabar masih bekerja di lapangan untuk mengumpulkan petunjuk tambahan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Fact Checker. Memverifikasi berita ringkas agar tetap akurat.

Comments (0)

User