Lulusan S2 Nekat Bawa Pistol Mainan Rampok Toko Emas, Jeratan Pinjol Jadi Pemicu
Laporan dari media kami, aparat kepolisian berhasil mengamankan seorang pria berinisial RWP (40) di kawasan Depok. Pria bergelar magister itu nekat melakukan aksi pencurian di sebuah toko emas yang b
Laporan dari media kami, aparat kepolisian berhasil mengamankan seorang pria berinisial RWP (40) di kawasan Depok. Pria bergelar magister itu nekat melakukan aksi pencurian di sebuah toko emas yang berlokasi di Pasar Pucung, Kecamatan Cilodong. Peristiwa yang menggemparkan warga setempat ini terjadi pada siang hari, tepatnya Kamis (28/5), saat korban yang merupakan karyawan toko sedang bertugas seorang diri.
Kronologi bermula ketika pelaku memasuki toko emas dengan berpura-pura sebagai pembeli biasa. Setelah situasi dirasa lengang, RWP tiba-tiba menodongkan senjata tajam berupa pisau serta sepucuk pistol yang menyeramkan ke arah karyawan. Dengan ancaman tersebut, pelaku memaksa petugas untuk menyerahkan uang tunai yang ada di laci penyimpanan. Meski pistol yang digunakan belakangan diketahui hanya mainan plastik, tampilannya yang realistis berhasil membuat korban ketakutan dan tidak berdaya.
Dari hasil penggeledahan dan pemeriksaan intensif, polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai total Rp 20 juta yang baru saja dibawa kabur dari toko tersebut. Petugas juga menyita pisau lipat serta pistol mainan yang menjadi alat andalan pelaku dalam melancarkan aksi kriminalnya.
“Pelaku mengakui perbuatannya didasari oleh motif ekonomi yang sangat mendesak. Ia mengaku terlilit utang dari layanan pinjaman online atau pinjol,” jelas sumber kepolisian kepada Beritainti.com di sela-sela konferensi pers.
Identitas pelaku yang merupakan lulusan strata dua (S2) ini sontak menuai keprihatinan dari berbagai pihak. Kasus ini menjadi gambaran nyata bagaimana tekanan beban finansial dari jeratan pinjaman online ilegal dapat mendorong seorang intelektual menghalalkan segala cara untuk lepas dari lilitan utang. RWP yang seharusnya memiliki masa depan cerah dengan gelar pendidikan tingginya, kini harus mendekam di balik jeruji besi dan menghadapi proses hukum yang panjang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus mendalami kemungkinan adanya jaringan atau tindak pidana lain yang pernah dilakukan oleh tersangka. Selain itu, barang bukti pistol mainan yang dimodifikasi sedemikian rupa tengah diteliti lebih lanjut, mengingat fungsinya yang dapat menimbulkan efek psikologis takut setara dengan senjata api sungguhan. Publik diimbau untuk lebih waspada terhadap kemudahan akses pinjol ilegal dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Comments (0)