Kronologi Hilangnya ASN Bangkalan yang Ditemukan Tewas di Mobil Dinas, Sempat Pamit dan Putus Kontak
Keluarga Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, RJS (50), akhirnya buka suara terkait rentetan peristiwa sebelum korban ditemukan tidak bernyawa di dalam
Keluarga Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, RJS (50), akhirnya buka suara terkait rentetan peristiwa sebelum korban ditemukan tidak bernyawa di dalam sebuah mobil dinas di area parkir Bandara Juanda, Sidoarjo. Pihak keluarga yang diwakili oleh kuasa hukumnya mengungkapkan bahwa korban sempat kehilangan kontak selama beberapa hari sebelum jasadnya ditemukan oleh pihak berwenang.
Kuasa hukum keluarga, Risang Bima Wijaya, saat dikonfirmasi media kami pada Senin (22/6/2026) menjelaskan kronologi berdasarkan keterangan pihak keluarga. Menurut laporan yang dihimpun, rangkaian peristiwa nahas itu bermula pada hari Kamis, 18 Juni 2026. Pada pagi hari itu, RJS masih beraktivitas seperti biasa. Ia berangkat dari kediamannya yang berlokasi di sebuah kawasan perumahan dekat dengan kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Madura.
Pamitan kepada Anak dan Janji Pulang Terlambat
Risang Bima Wijaya menuturkan bahwa sebelum meninggalkan rumah untuk bekerja, RJS menyempatkan diri untuk berpamitan kepada anaknya yang sudah beranjak dewasa. Dalam perbincangan singkat tersebut, RJS menyampaikan sebuah pesan yang kini menjadi petunjuk terakhir bagi keluarga. Korban menginformasikan bahwa ada kemungkinan besar ia akan pulang terlambat pada akhir pekan itu. Alasan yang disampaikan saat itu adalah karena adanya keperluan atau urusan kedinasan yang harus ia selesaikan.
"Beliau pamit ke anaknya, sambil bilang kemungkinan akhir pekan pulangnya agak telat karena ada urusan kedinasan. Itu komunikasi terakhir yang diingat oleh pihak keluarga sebelum akhirnya korban sulit dihubungi," ujar Risang Bima Wijaya kepada awak media kami.
Setelah berpamitan pada hari Kamis tersebut, komunikasi antara RJS dengan pihak keluarga perlahan mulai terputus. Pihak keluarga mulai merasakan kejanggalan ketika ponsel korban tidak lagi aktif dan tidak ada kabar lanjutan hingga memasuki akhir pekan. Sejak kehilangan kontak tersebut, pihak keluarga sebenarnya tengah berusaha mencari keberadaan RJS. Kekhawatiran mendalam mulai menyelimuti rumah kediamannya di Bangkalan karena biasanya RJS selalu memberi kabar meskipun tengah bertugas di luar kota.
Penemuan Mobil Dinas di Parkiran Bandara
Puncak dari pencarian tersebut terjadi pada hari Minggu, 21 Juni 2026, ketika sebuah informasi mengejutkan datang dari pihak otoritas Bandara Internasional Juanda. Petugas keamanan bandara menemukan sebuah mobil dinas yang diduga milik instansi pemerintahan terparkir dalam waktu yang cukup lama. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kendaraan tersebut, petugas mendapati sesosok pria dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kabin mobil. Identitas pria tersebut kemudian dipastikan sebagai RJS, Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan.
Pihak keluarga yang menerima kabar duka tersebut langsung bergegas menuju lokasi penemuan. Keterangan yang dihimpun oleh media kami dari lingkungan keluarga menyebutkan bahwa mereka masih sangat terpukul dan berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas peristiwa ini. Pihak keluarga juga enggan berspekulasi lebih jauh mengenai penyebab pasti kematian RJS, namun mereka memastikan bahwa sebelum peristiwa ini, almarhum tidak pernah menunjukkan tanda-tanda tekanan psikologis yang mencurigakan. Kini, jasad korban telah dievakuasi untuk menjalani proses lebih lanjut, sementara pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Comments (0)