Khitanan Massal PAM JAYA Tembus 2.445 Peserta, Raih Rekor MURI
PAM JAYA bersama Tim Penggerak PKK (TP PKK) DKI Jakarta resmi menutup rangkaian Khitanan Massal Gratis 2026 yang digelar dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI Jakarta. Prosesi p
PAM JAYA bersama Tim Penggerak PKK (TP PKK) DKI Jakarta resmi menutup rangkaian Khitanan Massal Gratis 2026 yang digelar dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI Jakarta. Prosesi penutupan berlangsung khidmat di Balai Kota DKI Jakarta, menandai suksesnya program sosial yang melampaui target awal.
Program yang diinisiasi oleh unit Corporate Social Responsibility (CSR) PAM JAYA melalui wadah Daya Wanita PAM JAYA ini merupakan kolaborasi erat dengan TP PKK DKI Jakarta serta Komunitas Kebaya Jakarta (KKJ). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial perusahaan daerah tersebut dalam membantu masyarakat serta meningkatkan derajat kesehatan anak-anak di ibu kota.
Khitanan massal bersama PAM JAYA ke-4 ini dilaksanakan pada 23 Juni hingga 8 Juli 2026 dan menjangkau seluruh wilayah DKI Jakarta, yakni Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kepulauan Seribu, serta Jakarta Pusat.
Dari target awal sebanyak 2.000 peserta anak usia 5-12 tahun, program ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Lonjakan pendaftar membuat total peserta mencapai angka 2.445 anak. Angka tersebut tidak hanya memecahkan target internal, tetapi juga mengantarkan program ini meraih penghargaan rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Keberhasilan menyasar enam wilayah administrasi DKI Jakarta dengan antusiasme tinggi ini menunjukkan tingginya kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan gratis yang difasilitasi oleh PAM JAYA. Pihak penyelenggara memastikan seluruh proses khitanan dilakukan oleh tenaga medis profesional dengan standar prosedur kesehatan yang ketat demi kenyamanan dan keselamatan peserta.
Langkah PAM JAYA dan TP PKK DKI Jakarta ini diharapkan dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang sebagai agenda rutin yang meringankan beban masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan akses layanan kesehatan dasar secara cuma-cuma. Beritainti.com menghimpun laporan ini dari rangkaian acara puncak yang berlangsung di Balai Kota.
Comments (0)