Jenazah Pilot AS yang Dibakar KKB di Yahukimo Diserahkan ke AMA
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto menyerahkan jenazah pilot berkebangsaan Amerika Serikat (AS), Nicholas F. Goselin, kepada Uskup Jayapu
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto menyerahkan jenazah pilot berkebangsaan Amerika Serikat (AS), Nicholas F. Goselin, kepada Uskup Jayapura, Yanuarius Theofilus Matopai You, yang mewakili PT AMA. Prosesi penyerahan berlangsung di Base Ops Lanud Silas Papare, Sentani, Kabupaten Jayapura, dengan disaksikan sejumlah pejabat tinggi militer serta pihak terkait lainnya. Penyerahan jenazah ini menandai babak akhir dari proses evakuasi yang dilakukan oleh aparat keamanan di wilayah Papua.
Berdasarkan laporan Beritainti.com, jenazah pilot Nicholas dievakuasi oleh personel Komando Operasi (Koops) TNI Habema dari tempat kejadian perkara di Balinggama, Yahukimo. Setelah proses evakuasi dari lokasi insiden, jenazah kemudian diterbangkan menuju Timika sebelum akhirnya dibawa ke Jayapura untuk diserahkan kepada pihak keluarga dan perusahaan. Proses evakuasi tersebut berjalan dalam kondisi alam Papua yang penuh tantangan, namun dapat diselesaikan oleh prajurit TNI yang bertugas dengan penuh profesionalisme.
"Dengan penyerahan jenazah pilot Nicholas kepada AMA, maka proses evakuasi dinyatakan selesai," ujar Letjen TNI Lucky Avianto.
Lucky Avianto menyayangkan terjadinya insiden tragis yang merenggut nyawa pilot pesawat jenis Pilatus tersebut. Ia menegaskan bahwa korban tengah menjalankan misi kemanusiaan dengan melayani umat di daerah-daerah terpencil di Papua saat peristiwa naas tersebut terjadi. Kehadiran pesawat tersebut sebenarnya bertujuan untuk membantu mobilitas warga di wilayah terisolir yang sulit dijangkau oleh transportasi lainnya.
Insiden yang menimpa pilot Nicholas F. Goselin ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, mengingat korban adalah warga negara asing yang sedang memberikan pelayanan di wilayah pedalaman Papua. Pihak keamanan terus berupaya menjaga stabilitas dan keselamatan di wilayah tersebut agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Media kami akan terus mengikuti perkembangan terkait kasus ini dan upaya penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan di wilayah Papua.
Comments (0)