Indonesia Kalahkan Kamboja 3-1, Pastikan Peringkat Tiga SEA V Cup

Jakarta International Velodrome menjadi saksi bisu keperkasaan Timnas Voli Putra Indonesia yang berhasil menundukkan Kamboja dengan skor 3-1 (25-22, 23-25, 25-19, 25-20) pada laga pamungkas leg kedua ...

Jul 28, 2026 - 06:07
0 0
Indonesia Kalahkan Kamboja 3-1, Pastikan Peringkat Tiga SEA V Cup

Jakarta International Velodrome menjadi saksi bisu keperkasaan Timnas Voli Putra Indonesia yang berhasil menundukkan Kamboja dengan skor 3-1 (25-22, 23-25, 25-19, 25-20) pada laga pamungkas leg kedua SEA V Cup 2026, Minggu (26/7) malam. Kemenangan ini memastikan Indonesia finis di peringkat ketiga turnamen, menambah koleksi medali perunggu setelah penampilan yang inkonsisten di awal ajang.

Pertandingan dibuka dengan tempo tinggi. Sejak peluit awal dibunyikan pada pukul 19.00 WIB, Indonesia langsung mengambil inisiatif. Menit ke-7, spike tajam dari outside hitter veteran Rivan Nurmulki yang diumpan sempurna oleh setter Doni Haryono membobol pertahanan Kamboja, membuat kedudukan 11-7. Kombinasi quick ball antara Yuda Mardiansyah dan Doni menjadi senjata andalan tim asuhan pelatih Jeff Jiang di sepanjang set pertama. Meski Kamboja sempat mengejar lewat serangan-serangan dari kapten mereka Sok Chantha, blok ganda Indonesia yang solid memaksa kesalahan demi kesalahan. Indonesia menutup set pertama 25-22 lewat ace keras Farhan Halim pada menit ke-34 pertandingan.

Set kedua menyajikan kejutan. Kamboja yang tampil tanpa beban justru mampu membalikkan keadaan. Menit ke-48, sebuah servis menyilang dari pemain Kamboja Vutha Sophal gagal diterima dengan baik oleh libero Fahreza Rakha, menghasilkan break point bagi Kamboja. Mereka memanfaatkan momentum untuk memimpin 16-14. Serangan dari sayap kanan Phanith Vireak berkali-kali menembus blok Indonesia. Meski Rivan dan Farhan berusaha mengejar, Indonesia harus mengakui keunggulan Kamboja 23-25 setelah spike pengunci dari Chantha.

Kebangkitan di Set Ketiga dan Keempat

Memasuki set ketiga, pelatih Jiang melakukan penyesuaian rotasi. Masuknya pemain tengah Hernanda Zulfi menggantikan Yuda memberikan dimensi baru dalam blok dan serangan quick. Menit ke-72, sebuah blok tunggal Hernanda terhadap spike Vireak membangkitkan semangat tim, skor 12-9. Doni Haryono semakin rajin mendistribusikan bola ke semua penyerang. Statistik menunjukkan peningkatan nyata: dalam set ini, Indonesia mencatat 14 kills dari 22 percobaan serangan (efisiensi 63,6%), jauh di atas Kamboja yang hanya 7/20 (35%). Set ketiga ditutup dengan skor 25-19 lewat spike keras Rivan yang memperdaya blok tiga pemain Kamboja.

Set keempat menjadi panggung penentuan. Indonesia langsung tancap gas. Menit ke-95, Farhan Halim melepaskan servis jump yang begitu mematikan, menghasilkan dua ace beruntun dan membawa Indonesia unggul 10-5. Konsentrasi tim terlihat dari minimnya unforced error: hanya 3 kesalahan sendiri di set ini dibanding 8 kesalahan Kamboja. Pertahanan kokoh yang digalang Fahreza membuat penguasaan bola (side-out percentage) Indonesia mencapai 68%, mematikan setiap upaya Kamboja untuk bangkit. Ketika spike penutup dari Rivan di menit ke-112 mendarat di area kosong lawan, papan skor menunjukkan 25-20, dan Indonesia merayakan kemenangan 3-1.

Statistik Bintang dan Analisis Mendalam

Sepanjang pertandingan, Indonesia mendominasi berbagai aspek statistik. Total shots on target (attack kills) Indonesia mencapai 58 dari 120 percobaan (48,3%), sedangkan Kamboja hanya 45/115 (39,1%). Blok Indonesia yang digdaya mencatat 12 poin dibanding 8 milik Kamboja. Dalam hal assist, Doni Haryono memimpin dengan 42 assist, menunjukkan perannya sebagai metronom serangan. Rivan Nurmulki keluar sebagai pencetak poin tertinggi dengan 22 poin (19 spike, 3 blok), disusul Farhan Halim dengan 18 poin (14 spike, 2 ace, 2 blok). Permainan solid juga ditunjukkan Yuda Mardiansyah yang menyumbang 11 poin dengan efisiensi serangan 70%.

Dari kubu Kamboja, Sok Chantha menjadi motor serangan dengan 17 poin, namun sering kali terisolasi karena kurangnya dukungan dari rekan setim. Kamboja juga melakukan 23 kesalahan sendiri sepanjang laga, berbanding 15 kesalahan Indonesia, yang menjadi pembeda signifikan.

"Kami bangga dengan respons pemain setelah kekalahan di pertandingan sebelumnya. Fokus kami adalah evaluasi blok dan servis, dan malam ini semua berjalan baik. Ke depan, kami harus konsisten untuk ajang yang lebih besar," ujar pelatih Jeff Jiang usai pertandingan.

Dengan hasil ini, Indonesia mengunci peringkat ketiga klasemen akhir SEA V Cup 2026, di bawah Thailand dan Vietnam. Perjalanan ini menjadi modal penting bagi tim Merah Putih untuk pengembangan voli nasional. Para pemain muda seperti Hernanda Zulfi menunjukkan perkembangan pesat dan siap menjadi andalan di masa depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User