Adeyemi Cetak Gol Kedua, Barcelona Menang 3-1 atas Elche
Skor akhir Elche CF 1-3 FC Barcelona. Stadion Martinez Valero menjadi saksi kekalahan pahit tuan rumah pada laga Liga Spanyol, Minggu, 24 Agustus 2026. Penyerang Jerman bernomor punggung 14, Karim Ade...
Skor akhir Elche CF 1-3 FC Barcelona. Stadion Martinez Valero menjadi saksi kekalahan pahit tuan rumah pada laga Liga Spanyol, Minggu, 24 Agustus 2026. Penyerang Jerman bernomor punggung 14, Karim Adeyemi, menjadi sorotan utama setelah membobol gawang Elche di menit ke-34, lalu merayakan gol tersebut bersama gelandang Spanyol Fermin Lopez yang turun tangan sebagai pemberi assist.
Babak Pertama: Blaugrana Langsung Menekan Sejak Kick-off
Hansi Flick menurunkan starting XI dengan formasi 4-2-3-1. Lamine Yamal menempati sayap kanan, Raphinha di sisi kiri, Fermin Lopez beroperasi di balik lini depan, sementara Adeyemi dipercaya sebagai ujung tombak. Pilihan itu terbukti tepat. Menit ke-18, kombinasi cepat di ruang sempit akhirnya berbuah manis ketika umpan matang Lopez dibaca cerdas oleh Yamal, yang melepaskan tendangan first-time dari dalam kotak penalti untuk mengubah skor menjadi 0-1.
Tekanan Barcelona tidak berhenti di situ. Menit ke-23, Raphinha hampir menggandakan keunggulan lewat tendangan voli dari luar kotak penalti, namun bola masih membentur mistar gawang. Empat menit kemudian giliran Adeyemi masuk ke daftar pencetak gol. Menerima umpan terobosan Fermin Lopez, penyerang bernomor punggung 14 itu menyambar tanpa ampun dan membuat skor 0-2. Selebrasi berdua dengan Lopez di hadapan tribun penonton menjadi momen ikonik babak pertama.
Duo Adeyemi-Fermin Lopez: Senjata Mematikan Lini Serang
Kimia Adeyemi dan Fermin Lopez menjadi kunci utama efektivitas serangan Barcelona. Kecepatan Adeyemi dalam duel satu lawan satu nyaris mustahil dikawal bek kiri Elche, sementara pergerakan antar-garis Lopez terus menciptakan ruang tembak bagi rekan-rekannya. Secara individu, Adeyemi mencatatkan 4 shots on target, dua di antaranya nyaris menjadi gol tambahan, sedangkan Lopez menutup pertandingan dengan satu assist dan tiga key passes. Duet ini juga disiplin secara defensif, membantu menekan lini tengah Elche yang bermain dengan formasi 4-4-2 sejak menit pertama.
Babak Kedua: VAR Menyelamatkan Barcelona, Torres Mengunci Kemenangan
Memasuki babak kedua, Elche bangkit dan mulai menciptakan tekanan. Menit ke-55, gawang Joan Garcia sempat bobol dari sepakan mendatar, tetapi wasit membatalkannya setelah tinjauan VAR menunjukkan posisi offside pemain Elche pada fase awal serangan. Keputusan itu tampak memukul moral tuan rumah yang tengah membangun momentum.
Barcelona membalas dingin di menit ke-71. Serangan kilat dimulai dari kaki Pedri di lini tengah, dilanjutkan umpan silang Yamal yang disambut sempurna oleh Ferran Torres, pemain pengganti yang masuk di menit ke-65. Skor berubah menjadi 0-3. Elche akhirnya mendapatkan gol penghiburan di menit ke-84 melalui sundulan Lucas Boye dari sepak pojok, menutup pertandingan dengan skor akhir 1-3.
Kami tahu Elche akan tampil agresif di depan pendukungnya sendiri, tapi para pemain menjalankan rencana permainan dengan sangat disiplin. Karim dan Fermin menunjukkan kualitas luar biasa hari ini, ujar Hansi Flick usai laga.
Kemenangan ini membuat Barcelona mengumpulkan enam poin maksimal dari dua laga pembuka musim, sekaligus menegaskan ambisi mereka di papan atas klasemen. Sebaliknya, Elche masih menunggu poin pertama dan mulai ditekan persoalan efektivitas di depan gawang lawan.
Kami kurang efisien di sepertiga akhir lapangan, tapi karakter tim sudah terlihat. Kami hanya harus lebih tenang dalam menyelesaikan peluang, kata pelatih Elche dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Rekap Statistik Pertandingan
Secara angka, Barcelona sepenuhnya layak meraih tiga poin. Penguasaan bola tercatat 63% vs 37% untuk keuntungan Blaugrana, dengan total tembakan 16 vs 9 dan 8 shots on target vs 3. Akurasi passing Barcelona mencapai 91%, bukti dominasi build-up dari lini belakang. Kartu kuning diterima Pau Cubarsi di menit ke-48 serta satu pemain Elche di menit ke-61. Meski gagal mencetak clean sheet karena gol telat Boye, Joan Garcia tetap tampil gemilang dengan empat penyelamatan penting sepanjang 90 menit.
Laga berikutnya akan menjadi ujian berikutnya bagi Barcelona untuk menjaga ritme, sementara Elche wajib segera bangkit sebelum musim semakin berjalan jauh.
Comments (0)