Drama 10 Gol! Inggris Tundukkan Prancis dan Rebut Peringkat Ketiga
Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 menyajikan tontonan yang benar-benar di luar nalar. Stadion berkapasitas 80 ribu penonton bergemuruh sepanjang laga ketika Inggris dan Prancis sal...
Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 menyajikan tontonan yang benar-benar di luar nalar. Stadion berkapasitas 80 ribu penonton bergemuruh sepanjang laga ketika Inggris dan Prancis saling bertukar gol dalam duel berakhir dengan skor 6-4 untuk kemenangan Three Lions. Total 10 gol tersaji dalam 90 menit penuh drama, gol-gol spektakuler, dan comeback yang membuat siapa pun yang menyaksikan harus mencengkeram kursi mereka.
Dari peluit kick-off hingga peluit akhir, laga ini tidak pernah memberikan jeda bagi penonton. Prancis sempat unggul lebih dulu lewat aksi Kilian Mbappe, namun Inggris menunjukkan karakter juara dengan respons luar biasa. Kemenangan ini mengantar Inggris meraih peringkat ketiga turnamen, sementara Prancis harus menelan pil pahit finis di posisi keempat.
Babak Pertama: Enam Gol dalam 45 Menit
Prancis membuka skor pada menit ke-12 melalui sontekan Kilian Mbappe yang memanfaatkan umpan terobosan dari Antoine Griezmann. Starting XI Prancis dengan formasi 4-3-3 mengandalkan kecepatan lini depan mereka, dan gol pembuka itu membuktikan kualitas individu yang dimiliki Les Bleus.
Namun Inggris tidak butuh waktu lama untuk merespons. Hanya enam menit kemudian, Harry Kane menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti setelah wasit menunjuk titik putih akibat handball Jules Kounde di kotak terlarang. Assist dalam gol ini datang dari pelanggaran yang dilakukan bek Prancis tersebut.
Menit ke-27 menjadi milik Jude Bellingham. Gelandang Real Madrid ini melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang melengkung sempurna ke pojok atas gawang Mike Maignan. Inggris berbalik unggul 2-1, dan penguasaan bola mulai bergeser dengan intensitas pressing tinggi dari lini tengah Three Lions.
Olivier Giroud menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-35 lewat sundulan keras menyambut crossing Marcus Thuram. Statistik shots on target saat itu sudah menunjukkan angka 5-3 لصالح Inggris, menandakan agresivitas serangan yang luar biasa dari kedua tim.
Marcus Rashford membawa Inggris kembali memimpin pada menit ke-41 dengan tendangan first-time setelah menerima assist dari Phil Foden. Skor 3-2 untuk keunggulan sementara Inggris. Namun drama belum berakhir. Di masa injury time babak pertama, menit ke-45+2, Thuram mencetak gol penyeimbang menjadi 3-3 melalui serangan balik cepat yang dieksekusi dengan sempurna.
Babak Kedua: Tujuh Gol Tambahan dan Comeback Inggris
Babak kedua dimulai dengan tempo yang tidak menurun sedikit pun. Bukayo Saka mencetak gol pada menit ke-52 untuk mengembalikan keunggulan Inggris menjadi 4-3. Gol ini lahir dari kerja sama apik antara Saka dan Kane di sisi kanan serangan, dengan Kane memberikan assist melalui umpan tarik presisi.
Prancis kembali menyamakan kedudukan pada menit ke-61, kali ini melalui gol kedua Mbappe di pertandingan ini. Penalti yang dieksekusi dengan tenang setelah VAR mengonfirmasi pelanggaran Declan Rice terhadap Dembele di kotak penalti. Skor berubah menjadi 4-4, dan atmosfer stadion mencapai titik tertinggi.
Momen penentu terjadi pada menit ke-73. Harry Kane, yang sudah mencetak dua gol sebelumnya, melengkapi hat-trick dengan tendangan voli spektakuler dari dalam kotak penalti. Assist datang dari umpan silang Trent Alexander-Arnold. Skor berubah menjadi 5-4 untuk keunggulan Inggris, dan kali ini mereka tidak melepaskannya.
Pada menit ke-88, Bellingham mengunci kemenangan dengan gol keduanya di pertandingan ini. Tendangan dari jarak 20 yard tidak mampu dijangkau Maignan. Skor akhir 6-4 untuk Inggris, sebuah hasil yang mencerminkan betapa kacaunya pertahanan kedua tim sepanjang laga.
Statistik Kunci dan Analisis Taktik
Penguasaan bola: Prancis 58 persen, Inggris 42 persen. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun Prancis lebih banyak menguasai bola, Inggris jauh lebih efektif dalam konversi peluang menjadi gol.
Shots on target: Prancis 8, Inggris 11. Statistik ini menjadi bukti bahwa pendekatan direct dan efisien dari Three Lions menghasilkan lebih banyak ancaman nyata ke gawang lawan.
Total tembakan: Prancis 18, Inggris 16. Prancis lebih sering melepaskan tembakan, namun akurasi menjadi pembeda utama dalam laga ini.
Kartu kuning: Empat kartu kuning tercatat dalam pertandingan ini, masing-masing untuk Tchouameni, Upamecano, Rice, dan Maguire. Tidak ada kartu merah yang dikeluarkan, meskipun tensi pertandingan sangat tinggi.
Formasi akhir Inggris 4-2-3-1 dengan Kane sebagai ujung tombak, sementara Prancis bertahan dengan formasi 4-3-3 sepanjang pertandingan. Pelatih Inggris menerapkan pressing tinggi di lini tengah yang efektif mengganggu distribusi bola Prancis, sementara Les Bleus terlalu bergantung pada individual brilliance Mbappe dan Giroud.
Reaksi Pelatih dan Penutup
"Ini adalah pertandingan yang luar biasa. Sepak bola menyerang dengan kualitas tinggi dari kedua tim. Saya bangga dengan karakter pemain saya yang tidak pernah menyerah," ujar pelatih Inggris dalam konferensi pers pasca pertandingan.
"Kami kecewa dengan hasilnya, tapi saya tidak bisa menyalahkan pemain. Kami memberikan segalanya. Sepak bola kadang kejam," kata pelatih Prancis mengakui kekalahan timnya.
Dengan kemenangan ini, Inggris mengakhiri turnamen dengan catatan positif dan meraih peringkat ketiga Piala Dunia 2026. Prancis harus kembali ke drawing board untuk evaluasi menyeluruh sebelum turnamen berikutnya. Sepuluh gol dalam satu pertandingan perebutan tempat ketiga akan tercatat sebagai salah satu laga paling menghibur dalam sejarah turnamen ini.
Comments (0)