Mbappe Cetak Gol Spektakuler, Prancis Tempel Inggris 3-4 di Perebutan Tempat Ketiga

Detak jantung Stadion Internasional Lusail berdegup kencang di menit ke-66 ketika Kylian Mbappe menggetarkan jala gawang Inggris untuk kedua kalinya malam ini. Les Bleus hanya terpaut satu gol dari Th...

Mbappe Cetak Gol Spektakuler, Prancis Tempel Inggris 3-4 di Perebutan Tempat Ketiga

Detak jantung Stadion Internasional Lusail berdegup kencang di menit ke-66 ketika Kylian Mbappe menggetarkan jala gawang Inggris untuk kedua kalinya malam ini. Les Bleus hanya terpaut satu gol dari Three Lions dengan skor 3-4 dalam laga panas perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026.

Gol tersebut menjadi bukti nyata bahwa Prancis belum menyerah. Tendangan first-time Mbappe dari luar kotak penalti meluncur deras ke pojok kiri bawah gawang Jordan Pickford, meninggalkan kiper Everton itu hanya bisa menatap bola masuk. Assist brilian kali ini datang dari Antoine Griezmann yang melakukan penetrasi dari sisi kanan sebelum mengirim umpan datar ke posisi Mbappe.

Babak Pertama yang Penuh Intensitas

Pertandingan perebutan tempat ketiga ini dimulai dengan intensitas yang jarang terlihat di laga konsolasi. Starting XI Prancis turun dengan formasi 4-3-3 menyerang, mengandalkan trisula Mbappe, Ousmane Dembele, dan Marcus Thuram di lini depan. Sementara Inggris asuhan Gareth Southgate memilih formasi 3-4-3 dengan Jude Bellingham bermain sebagai false nine di belakang Harry Kane.

Menit ke-12, Inggris memecah kebuntuan lewat sundulan Harry Kane memanfaatkan umpan silang Phil Foden dari sisi kanan. Statistik penguasaan bola di 15 menit pertama menunjukkan dominasi Inggris dengan 58 persen berbanding 42 persen milik Prancis.

Namun Prancis merespons cepat. Menit ke-23, Mbappe mencetak gol penyama kedudukan lewat eksekusi penalti setelah dirinya dilanggar Declan Rice di kotak terlarang. Skor imbang 1-1.

Inggris kembali memimpin di menit ke-31 lewat aksi solo run Bukayo Saka yang memperdaya dua bek Prancis sebelum melepaskan tendangan keras ke pojok atas gawang Mike Maignan. Babak pertama ditutup dengan skor 2-1 untuk keunggulan Three Lions, dengan statistik shots on target 5-3 لصالح Inggris.

Drama Babak Kedua dan Kebangkitan Les Bleus

Memasuki interval kedua, Didier Deschamps melakukan dua pergantian krusial. Olivier Giroud masuk menggantikan Thuram, sementara Eduardo Camavinga mengambil alih posisi Adrien Rabiot di lini tengah. Perubahan formasi menjadi 4-2-3-1 memberikan stabilitas lebih bagi skuad Prancis.

Menit ke-48, Inggris menambah keunggulan lewat gol spektakuler Jude Bellingham dari jarak 25 yard. Skor berubah menjadi 3-1, dan tampak laga akan menjadi one-sided affair. Statistik penguasaan bola pada titik ini menunjukkan Inggris masih mendominasi dengan 61 persen.

Namun karakter juara dunia tidak pernah mati. Menit ke-55, Prancis memperkecil ketertinggalan lewat sundulan Raphael Varane menyambut tendangan sudut Griezmann. Tiga menit kemudian, gol penalti kedua Mbappe di laga ini, wasit menunjuk titik putih setelah VAR mengonfirmasi handball John Stones, membuat skor menjadi 3-3.

Inggris kembali memimpin di menit ke-63 lewat gol Foden yang memanfaatkan assist Kane. Tapi hanya berselang tiga menit, Mbappe kembali menunjukkan kelasnya sebagai pencetak gol ulung dengan gol ketiga yang kita bicarakan tadi.

Statistik dan Analisis Taktik

Berdasarkan data pertandingan hingga menit ke-66, statistik menunjukkan duel yang relatif seimbang. Penguasaan bola: Inggris 54 persen, Prancis 46 persen. Total tembakan: Inggris 12 dengan 7 shots on target, Prancis 11 dengan 6 shots on target. Kartu kuning sudah terkumpul 4 untuk kedua tim, sementara kartu merah belum ada.

Mbappe hingga saat ini telah mengoleksi hat-trick di laga ini, torehan yang menegaskan statusnya sebagai top skor turnamen sementara dengan 8 gol. Performa individu sang kapten Prancis ini menjadi sorotan utama, dengan 5 tembakan dan 3 di antaranya mengarah tepat ke gawang.

Dari kubu Inggris, Bellingham tampil luar biasa dengan 1 gol dan 2 assist, sementara Kane menyumbang 1 gol dan 1 assist. Kerja sama lini tengah dengan Declan Rice dan Conor Gallagher menjadi kunci dominasi Inggris di sektor sentral.

Kami tidak akan menyerah selagi masih ada waktu. Prancis adalah bangsa pejuang.

Dengan 24 menit tersisa plus injury time, laga di Lusail ini masih sangat terbuka. Prancis memiliki momentum setelah dua gol beruntun, sementara Inggris harus waspada agar tidak kehilangan keunggulan tipis mereka. Apakah Mbappe akan mencetak gol keempat dan membawa laga ke extra time? Atau justru Inggris yang mampu menambah gol dan mengunci tempat ketiga? Kita nantikan 24 menit ke depan yang dipastikan akan menjadi tontonan kelas dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User