BULOG Gerak Cepat Tangani Masalah Hama di Gudang Beras Karawang
Karawang — Perum BULOG menunjukkan respons cepat dan nyata atas laporan masyarakat mengenai munculnya hama di area Pergudangan BULOG Karawang. Langkah sigap ini menjadi wujud nyata komitmen perusah
Karawang — Perum BULOG menunjukkan respons cepat dan nyata atas laporan masyarakat mengenai munculnya hama di area Pergudangan BULOG Karawang. Langkah sigap ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam menjaga standar kualitas pengelolaan stok beras nasional sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warga di sekitar fasilitas penyimpanan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media kami, Direktur Operasi Perum BULOG, Andi Afdal, langsung turun tangan melakukan inspeksi mendadak ke lokasi pada Minggu (5/7). Kehadiran direksi di lapangan ini menegaskan bahwa persoalan hama di gudang-gudang strategis bukanlah isu sepele bagi badan pangan tersebut.
Kami tidak menunggu lama setelah menerima masukan. Begitu ada laporan, kami langsung bergerak. Setiap suara dari masyarakat adalah alarm bagi kami untuk segera berbenah dan memastikan semuanya berjalan sesuai standar operasional yang ketat
Dalam kunjungannya, Andi Afdal tidak hanya mengecek kondisi fisik gudang dan tumpukan komoditas. Ia juga menggelar dialog terbuka dengan warga sekitar, perangkat desa setempat, serta jajaran internal BULOG yang bertugas di wilayah kerja Karawang. Forum komunikasi langsung ini digelar untuk menggali informasi secara akurat terkait skala permasalahan dan titik rawan yang dikeluhkan masyarakat.
Lebih lanjut, Direktur Operasi memastikan bahwa tim teknis BULOG telah mengerahkan seluruh protokol penanganan hama gudang. Langkah-langkah pengendalian hayati dan kimiawi yang ramah lingkungan, termasuk fogging dan fumigasi terukur, segera dijadwalkan ulang secara intensif. Evaluasi menyeluruh terhadap sistem sanitasi dan sirkulasi udara di seluruh sudut gudang juga diperintahkan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah proaktif melaporkan kondisi ini. Ini adalah bagian dari perbaikan berkelanjutan. Tidak ada toleransi terhadap kelalaian yang berpotensi mengganggu ketahanan pangan maupun ketentraman warga,” tegas Andi Afdal dalam keterangannya kepada media kami.
Pihak perusahaan menegaskan bahwa seluruh fasilitas penyimpanan BULOG di berbagai daerah diharuskan memenuhi standar baku mutu. Kemunculan organisme pengganggu produk dalam simpan (OPPS) seperti kutu beras dan ngengat kerap menjadi tantangan klasik di sektor pergudangan komoditas pangan, terutama dalam kondisi iklim lembap. Oleh karena itu, respons dini dan pengawasan rutin menjadi kunci utama yang kini diperketat oleh manajemen.
Sebagai bagian dari transparansi, Perum BULOG membuka akses bagi tokoh masyarakat dan perangkat desa untuk turut memantau progres penanganan di gudang Karawang. Sinergi dengan masyarakat ini dianggap krusial guna menghilangkan keresahan dan memastikan bahwa stok beras tetap higienis serta layak konsumsi. Media kami akan terus memantau perkembangan penanganan di lapangan dan melaporkan hasil audit kualitas yang dijanjikan perusahaan dalam beberapa hari ke depan.
Comments (0)