Berawal dari Lapak di Sekolah, Zdrink Tumbuh Pesat Bersama Rumah BUMN BRI
Jakarta - Hiruk pikuk pameran wirausaha di Smesco Indonesia, Jakarta Barat, mendadak semarak oleh aroma khas yang menggelitik indra penciuman. Di salah satu sudut venue, sebuah gerai bernuansa kayu m
Jakarta - Hiruk pikuk pameran wirausaha di Smesco Indonesia, Jakarta Barat, mendadak semarak oleh aroma khas yang menggelitik indra penciuman. Di salah satu sudut venue, sebuah gerai bernuansa kayu minimalis menjadi pusat perhatian para pengunjung yang penasaran dengan wangi cokelat premium yang terus mengepul. Di balik meja yang dipenuhi stoples rapi berisi aneka bubuk minuman, tampak Redi Noverindo dengan sigap melayani setiap gelas pesanan yang datang silih berganti. Identitas visual gerai itu begitu kuat; di sisi kanannya, terpancang spanduk kuning terang berlogo Halal Indonesia, menjadi penegas komitmen produk tersebut terhadap standar kualitas dan kehalalan. Produk itu adalah Zdrink, sebuah jenama minuman serbuk yang hadir memeriahkan gelaran bazar dalam rangka Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional 2026.
Inspirasi dari Kebiasaan Anak Sekolah
Kepada laporan media kami, Redi yang tampak santun dalam balutan kemeja cokelat sederhana membagikan kisah di balik lahirnya usaha yang kini tengah naik daun tersebut. Ia memulai perjalanan bisnisnya pada tahun 2022, bermodalkan kejelian dalam mengamati lingkungan sekitar. Cerita menarik itu berawal dari pengamatannya terhadap perilaku anak-anak sekolah yang begitu antusias terhadap jajanan minuman kemasan aneka rasa. Melihat peluang yang menjanjikan, Redi tidak ingin setengah-setengah. Berbeda dengan kebanyakan pelaku usaha pemula yang hanya menjadi reseller, ia nekad mempelajari teknik meracik bubuk minuman sendiri dari nol. Dengan peralatan seadanya, ia mulai berjualan di lapak kecil di area sekolah, menawarkan produk minuman cokelat racikannya sendiri yang murni dan berkualitas.
Transformasi Bersama Rumah BUMN BRI
Perjalanan Zdrink tidak selalu mulus. Redi mengakui bahwa produksi awal dilakukan di rumah kontrakan yang sempit. Titik balik signifikan hadir ketika ia bergabung dalam program inkubasi Rumah BUMN BRI. Melalui pendampingan intensif yang diberikan, usahanya yang tadinya hanya berkutat di skala mikro mulai menemukan bentuk profesionalnya. "Kami beruntung bisa menjadi mitra binaan. Dari yang tadinya produksi di rumah kontrakan kecil, sekarang kami sudah menempati tempat produksi yang lebih layak dan higienis," tutur Redi dalam perbincangan tersebut. Tak hanya fasilitas fisik, pendampingan bisnis dari Rumah BUMN BRI juga membuka wawasannya mengenai strategi pemasaran dan perluasan jaringan distribusi.
Kini, Zdrink telah bertransformasi menjadi produk yang lebih modern. Varian rasa yang ditawarkan pun kian beragam, menjangkau selera pasar yang lebih luas. Kehadirannya di Smesco bukan sekadar seremoni pameran, melainkan bukti nyata bahwa produk lokal mampu bersaing di kancah nasional. Berkat konsistensi kualitas dan dukungan ekosistem BUMN, Zdrink tidak hanya berhenti sebagai jajanan sekolah. Produk ini telah menembus pasar yang lebih luas dan siap melaju menuju jenjang bisnis yang lebih tinggi, membuktikan bahwa ide sederhana yang dieksekusi dengan serius dapat menjelma menjadi komoditas bernilai tinggi.
Comments (0)