IHSG Kembali Melemah, Ditutup di Bawah 6.000 pada Level 5.896

Jakarta - Pasar saham Indonesia kembali mengalami tekanan signifikan pada akhir pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus rela kembali ke zona merah dan bertengger di bawah level psikologis

Jul 08, 2026 - 00:33
0 1
IHSG Kembali Melemah, Ditutup di Bawah 6.000 pada Level 5.896

Jakarta - Pasar saham Indonesia kembali mengalami tekanan signifikan pada akhir pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus rela kembali ke zona merah dan bertengger di bawah level psikologis 6.000, setelah sebelumnya sempat menunjukkan penguatan yang cukup meyakinkan di awal sesi perdagangan. Menurut laporan yang dihimpun media kami pada Jumat (26/6/2026), IHSG akhirnya ditutup melemah cukup dalam.

Perjalanan IHSG Sepanjang Hari

Berdasarkan data yang dikutip media kami dari RTI Business, IHSG berakhir di posisi 5.896,1. Posisi ini menandakan pelemahan sebesar 1,72% dibandingkan penutupan sebelumnya. Pergerakan indeks komposit ini diwarnai oleh volatilitas tinggi sepanjang hari. Pada pembukaan perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka dengan optimisme di level 6.010,3, mengindikasikan adanya harapan pelaku pasar untuk melanjutkan rebound. Optimisme tersebut bahkan sempat berlanjut, mendorong indeks menyentuh titik tertinggi hariannya di level 6.045,2.

Namun, tekanan jual yang masif kemudian datang dan mengikis seluruh penguatan tersebut. IHSG terus melorot dan menyentuh titik terendah hariannya di level 5.830,1 sebelum akhirnya sedikit mengerem pelemahan di menit-menit akhir perdagangan.

Aktivitas Pasar dan Data Transaksi

Kondisi pasar yang fluktuatif ini juga tercermin dari banyaknya saham yang berpindah tangan. Total volume transaksi pada hari ini tercatat sangat besar, mencapai 20.789 miliar saham. Nilai transaksi yang berhasil dibukukan pun menembus angka fantastis, yaitu sebesar Rp 12.735 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun indeks mengalami pelemahan, likuiditas pasar tetap berjalan sangat deras dengan aksi jual dan beli yang berlangsung intens. Adapun frekuensi perdagangan saham sepanjang hari ini tercatat mencapai 1.539.665 kali transaksi. Data ini mencerminkan tingginya tingkat keaktifan para investor di tengah ketidakpastian yang membayangi lantai bursa, dengan banyak pihak yang memanfaatkan momentum untuk melakukan penyesuaian portofolio.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Editor Ekonomi. Editor ringkasan isu bisnis dalam poin inti.

Comments (0)

User