Atletico Madrid Hancurkan Valencia dalam Pesta Lima Gol

Skor akhir 5-0 untuk kemenangan telak Atletico Madrid atas Valencia CF di Estadio Metropolitano, Minggu dini hari WIB. Pertandingan yang berjalan timpang sejak menit awal ini menjadi panggung dominasi...

Jul 28, 2026 - 06:57
0 0
Atletico Madrid Hancurkan Valencia dalam Pesta Lima Gol

Skor akhir 5-0 untuk kemenangan telak Atletico Madrid atas Valencia CF di Estadio Metropolitano, Minggu dini hari WIB. Pertandingan yang berjalan timpang sejak menit awal ini menjadi panggung dominasi taktik Diego Simeone, dengan puncaknya terjadi di menit ke-94 ketika Julian Alvarez mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menutup malam sempurna Los Colchoneros.

Starting XI yang diturunkan Simeone langsung tancap gas. Penguasaan bola Atletico menyentuh angka 62% sepanjang laga, dengan 11 shots on target dari total 19 percobaan. Valencia yang mencoba bertahan dalam formasi 4-4-2 justru terperangkap dalam tekanan tinggi sejak peluit kick-off dibunyikan. Pergerakan tanpa bola Antoine Griezmann dan eksplosivitas Marcos Llorente dari sektor kanan menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Los Che yang dikomandoi Cristhian Mosquera.

Gelombang Serangan Tanpa Henti di Babak Pertama

Menit ke-8, umpan silang mendatar Llorente dari sisi kanan pertahanan Valencia disambut tap-in Alexander Sorloth di tiang dekat. Gol pembuka itu lahir dari skema serangan balik cepat yang hanya melibatkan tiga sentuhan setelah turnover di lini tengah. Valencia mencoba merespons melalui akselerasi Diego Lopez di menit ke-14, namun sepakannya masih bisa ditepis Jan Oblak dengan refleks gemilang. Kiper Slovenia itu mencatatkan clean sheet malam ini, sebuah hasil kerja kolektif dari blok pertahanan yang solid.

Menit ke-27, Griezmann menggandakan keunggulan lewat eksekusi penalti setelah Nahuel Molina dilanggar di kotak terlarang. Penalti itu sempat melalui pengecekan VAR selama dua menit sebelum wasit menunjuk titik putih. Skor 2-0 menutup babak pertama, namun statistik sudah menunjukkan ketimpangan: Expected Goals Atletico 2,4 berbanding 0,3 milik Valencia. Bahkan, Valencia hanya mencatatkan satu shot on target sepanjang 45 menit awal.

Babak Kedua: Rotasi dan Pesta Belum Berhenti

Simeone melakukan penyegaran di menit ke-62 dengan memasukkan Angel Correa dan Rodrigo De Paul. Perubahan ini justru meningkatkan tempo serangan. Menit ke-71, Correa yang baru sembilan menit di lapangan langsung mencatatkan assist untuk gol ketiga Samuel Lino. Pemain Brasil itu melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau Giorgi Mamardashvili.

Fase terbaik Valencia justru hadir setelah tertinggal tiga gol. Javi Guerra dan Pepelu mencoba membangun serangan dari lini kedua, tetapi selalu kandas di sepertiga akhir lapangan. Oblak nyaris tak mendapat ancaman berarti hingga menit ke-80. Statistik bertahan Atletico malam ini menunjukkan 15 tekel sukses dan 9 intersepsi—angka yang mencerminkan intensitas gegenpressing yang diterapkan oleh pasukan Simeone.

Menit ke-83, Rodrigo Riquelme yang baru masuk sebagai pemain pengganti menambah keunggulan menjadi 4-0 melalui skema counter-attack klasik Atletico: sapuan Mario Hermoso di kotak penalti sendiri, duel udara dimenangkan oleh Koke, dan umpan terobosan satu sentuhan yang langsung dikonversi menjadi gol. Assist untuk gol keempat ini lahir dari De Paul yang menunjukkan visi permainannya yang tajam.

Julian Alvarez dan Penutup Sempurna di Menit-Menit Akhir

Ketika papan tambahan waktu menunjukkan empat menit, pesta belum usai. Di menit ke-94, sebuah umpan silang dari sisi kiri yang dilepaskan oleh Molina berhasil disundul oleh Julian Alvarez di antara dua bek Valencia. Bola meluncur deras ke pojok kiri bawah gawang Mamardashvili yang sudah mati langkah. Gol kelima ini bukan sekadar angka; ia adalah simbol dari kedalaman skuad Atletico musim ini.

Alvarez yang didatangkan dengan biaya besar dari Manchester City menunjukkan bahwa ia adalah mesin gol yang diandalkan Simeone dalam situasi apa pun—bahkan ketika ia baru masuk di menit ke-75. Torehannya malam ini melengkapi performa kolektif tim yang nyaris tanpa cela. Statistik individu pemain depan Argentina itu mencatat: 2 shots on target, 1 gol, dan 92% akurasi umpan dalam 19 menit berada di lapangan.

Di sisi lain, pelatih Valencia Ruben Baraja harus menerima kenyataan pahit. Dengan hanya 37% penguasaan bola dan dua kartu kuning untuk Cenk Ozkacar serta Fran Perez, timnya pulang tanpa membawa perjuangan berarti. Ini adalah kekalahan dengan margin terbesar Valencia di musim ini, dan lampu kuning mulai menyala bagi posisi mereka di papan klasemen.

"Kami bermain dengan intensitas yang kami butuhkan sejak menit pertama. Julian adalah pemain spesial, dia selalu siap memberi dampak meski hanya bermain 20 menit. Ini kemenangan penting untuk momentum kami," ujar Simeone dalam konferensi pers usai laga.

Kemenangan 5-0 ini membawa Atletico Madrid merangsek naik di klasemen La Liga, sementara Valencia harus segera berbenah sebelum terperosok semakin dalam. Dengan performa seperti malam ini, Los Colchoneros mengirimkan pesan tegas kepada para pesaingnya: Metropolitano kembali menjadi benteng yang sulit ditembus.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User