Angin Puting Beliung Terjang Kelapa Dua, Indomilk Arena Rusak

Angin puting beliung menerjang wilayah Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Senin (30/3/2026) sore. Bencana alam yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB ters

Aug 28, 2026 - 19:37
0 0
Angin Puting Beliung Terjang Kelapa Dua, Indomilk Arena Rusak

Angin puting beliung menerjang wilayah Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Senin (30/3/2026) sore. Bencana alam yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB tersebut berlangsung singkat namun sangat dahsyat, disertai hujan deras yang mengguyur kawasan itu selama hampir satu jam. Akibat terjangan angin kencang, sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan, salah satunya Stadion Indomilk Arena, markas klub sepak bola Persita Tangerang yang kerap digunakan untuk pertandingan Liga 1.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata di lokasi, angin kencang datang secara tiba-tiba tanpa peringatan. Cuaca pada siang hari terlihat cerah, namun menjelang sore langit mendadak berubah gelap dan hujan deras langsung turun disertai angin yang menghempas kencang. Warga yang berada di sekitar kawasan stadion sempat panik dan berhamburan mencari tempat berlindung ketika material atap dan papan reklame mulai beterbangan.

Kejadian berlangsung sekitar 10 hingga 15 menit sebelum angin mereda. Namun dalam waktu singkat tersebut, kerusakan yang ditimbulkan cukup parah. Beberapa pohon di pinggir jalan tumbang dan menghalangi arus lalu lintas, sementara sejumlah rumah dan bangunan komersial di sekitar Kelapa Dua mengalami kerusakan atap ringan hingga sedang.

"Kami kaget sekali. Tiba-tiba angin kencang datang, atap rumah tetangga beterbangan, dan hujan deras seperti tak ada hentinya. Semua warga langsung berlarian mencari tempat yang lebih aman," ujar Slamet, salah seorang warga Kelapa Dua yang menjadi saksi mata kejadian.

Dampak Kerusakan Indomilk Arena

Kerusakan paling menonjol terlihat pada Stadion Indomilk Arena. Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah bagian atap stadion terlepas akibat terjangan angin puting beliung. Selain itu, beberapa bagian struktur tribun dan pagar pembatas juga dilaporkan mengalami kerusakan, membuat stadion untuk sementara waktu tidak dapat digunakan untuk kegiatan apapun, termasuk latihan maupun pertandingan.

Kerusakan yang terjadi di Indomilk Arena antara lain:

  • Atap stadion pada beberapa titik terlepas dan terbawa angin;
  • Papan reklame dan papan nama di sekitar stadion rusak atau roboh;
  • Pagar pembatas dan sebagian tribun mengalami kerusakan struktur;
  • Pohon di kawasan stadion tumbang dan menimpa area parkir.

Belum diketahui secara pasti total kerugian akibat bencana tersebut. Tim penilai dari pengelola stadion bersama aparat setempat dikabarkan telah melakukan pendataan menyeluruh untuk menghitung tingkat kerusakan dan memperkirakan biaya perbaikan.

Tanggapan Pengelola dan BPBD

Pihak pengelola Indomilk Arena menyatakan akan segera melakukan asesmen menyeluruh dan memastikan keselamatan menjadi prioritas utama. Mereka juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang untuk menangani dampak bencana secara cepat dan tepat.

"Kami menerima laporan kerusakan dan langsung menurunkan tim untuk melakukan pengecekan di lokasi. Pendataan korban dan kerugian materiil sedang berjalan. Untuk sementara, warga diminta menjauhi area yang berpotensi membahayakan, seperti pohon besar dan bangunan yang atapnya rusak," ujar perwakilan BPBD Kabupaten Tangerang dalam keterangannya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut. Namun sejumlah warga dilaporkan mengalami luka ringan akibat terkena material yang beterbangan dan telah mendapat penanganan medis di puskesmas terdekat.

Imbauan Antisipasi Cuaca Ekstrem

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengingatkan potensi cuaca ekstrem di wilayah Tangerang Raya pada masa peralihan musim (pancaroba). Angin puting beliung merupakan fenomena yang kerap terjadi saat peralihan musim, terutama pada sore hingga menjelang malam hari ketika pertumbuhan awan konvektif mencapai puncaknya.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan memantau informasi cuaca dari sumber resmi. Beberapa langkah antisipasi yang dianjurkan antara lain:

  • Menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan disertai angin kencang;
  • Mengamankan barang-barang di luar rumah yang mudah terbawa angin;
  • Mematikan aliran listrik jika atap rumah rusak atau terjadi kebocoran;
  • Segera melapor ke BPBD setempat apabila terjadi kerusakan akibat angin puting beliung.

Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama BPBD dan pihak terkait berkomitmen untuk mempercepat proses pemulihan dan perbaikan fasilitas yang rusak. Masyarakat diharapkan tetap tenang, namun tidak lengah terhadap potensi cuaca ekstrem susulan di hari-hari mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User