11 Jam Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang Belum Padam, Ini Kendalanya
Peristiwa kebakaran yang melanda pabrik sandal jepit milik PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, masih belum sepenuhnya dapat diatasi. Hingga lebih dari 11 jam
Peristiwa kebakaran yang melanda pabrik sandal jepit milik PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, masih belum sepenuhnya dapat diatasi. Hingga lebih dari 11 jam berlalu sejak api pertama kali berkobar, tim pemadam kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat masih terus berjibaku melakukan proses pendinginan serta berupaya keras mencegah potensi meluasnya titik api ke area permukiman warga yang berdekatan dengan lokasi kejadian.
Fokus Penanganan di Area Belakang Pabrik
Berdasarkan laporan yang dihimpun di lapangan, titik paling parah dari kebakaran ini berada di bagian belakang pabrik. Lokasi tersebut menjadi perhatian serius para petugas karena jaraknya yang sangat berdekatan dengan rumah-rumah penduduk. Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menyampaikan bahwa strategi penyemprotan difokuskan pada area tersebut untuk memastikan api tidak menjilat dan merambat ke perkampungan warga sekitar.
"Ini (bagian belakang) adalah titik terparah saat terjadi kebakaran semalam di bagian belakang pabrik yang dekat dengan permukiman warga. Alhamdulillah, sampai saat ini permukiman warga aman terkendali," ujar Mahdiar dalam keterangannya, Senin (22/6/2026).
Meskipun permukiman warga dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali, proses pemadaman total masih menghadapi sejumlah tantangan signifikan. Kendala utama yang dihadapi oleh tim di lapangan adalah karakteristik material yang terbakar. Pabrik ini memproduksi sandal jepit yang sebagian besar materialnya terbuat dari karet dan bahan kimia sintetis. Material semacam ini memiliki sifat sulit dipadamkan karena ketika terbakar, suhu api yang dihasilkan sangat tinggi dan seringkali menyimpan bara di tumpukan material yang tebal. Kondisi ini menyebabkan api sulit dijangkau dan rawan kembali menyala meski permukaan luarnya sudah tampak padam.
Kondisi Terkini dan Antisipasi
Selain faktor material, tim pemadam juga harus berhati-hati dalam mengarahkan semprotan air agar tidak menyebabkan keruntuhan struktur bangunan yang dapat membahayakan keselamatan petugas. Pendinginan struktur bangunan yang masih berdiri sebagian serta pembersihan puing-puing sisa pembakaran menjadi prosedur panjang yang harus dijalani. Petugas terus bersiaga di sekeliling perimeter pabrik untuk memastikan tidak ada kobaran api susulan yang dapat mengejutkan warga. Hingga siang ini, kepulan asap tipis masih terlihat membubung dari areal bekas pabrik, menandakan bahwa bara api di bagian dalam tumpukan material mungkin masih aktif.
Media kami memantau bahwa aktivitas warga di sekitar lokasi mulai berjalan normal meskipun dengan kewaspadaan tinggi. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area pembatas yang telah dipasang dan segera melapor jika melihat titik api baru. Proses investigasi penyebab kebakaran belum dapat dilakukan sepenuhnya karena petugas masih fokus pada upaya pemadaman dan pendinginan total lokasi kejadian.
Comments (0)