AS Dikabarkan Ingin Ganti Netanyahu, Oposisi Israel Sudah Dikontak

Tel Aviv - Pemerintahan Amerika Serikat (AS) di bawah Presiden Donald Trump dilaporkan tengah membuka jalur komunikasi informal dengan sejumlah tokoh kunci dari kubu oposisi Israel. Langkah ini diyak

Jul 06, 2026 - 14:12
0 2
AS Dikabarkan Ingin Ganti Netanyahu, Oposisi Israel Sudah Dikontak

Tel Aviv - Pemerintahan Amerika Serikat (AS) di bawah Presiden Donald Trump dilaporkan tengah membuka jalur komunikasi informal dengan sejumlah tokoh kunci dari kubu oposisi Israel. Langkah ini diyakini sebagai sinyal awal persiapan Washington menghadapi skenario perubahan tampuk kekuasaan di Tel Aviv, seiring semakin meruncingnya ketegangan antara Presiden Trump dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Kontak Informal dengan Tokoh Oposisi

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami dari Middle East Monitor, Senin (22/6/2026), stasiun televisi Israel Channel 12 mengungkapkan bahwa para pejabat tinggi AS menilai koalisi pemerintahan Netanyahu saat ini sangat rapuh dan berpotensi terguling. Keyakinan inilah yang mendorong Washington untuk tidak hanya memantau, tetapi juga secara proaktif menjajaki hubungan dengan figur-figur alternatif potensial.

Di antara nama-nama yang disebut turut berkomunikasi dengan pihak AS adalah Naftali Bennett, mantan Perdana Menteri Israel yang kini memimpin Partai Together. Nama lainnya adalah Gadi Eisenkot, mantan Kepala Staf Militer Israel yang kini memegang kendali sebagai ketua Partai Yashar. Kedua tokoh ini dinilai memiliki kapasitas untuk membentuk pemerintahan baru yang lebih kooperatif dengan agenda-agenda Gedung Putih.

Perselisihan Kebijakan yang Meruncing

Hubungan antara Trump dan Netanyahu memang menunjukkan gelagat pendinginan yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Ketidaksepakatan mendasar terjadi dalam penanganan kebijakan keamanan regional dan strategi penyelesaian konflik di Jalur Gaza. Pemerintahan AS di bawah Trump diyakini menginginkan mitra Israel yang lebih selaras dengan visi perdamaian dan stabilitas Timur Tengah versi Washington, sesuatu yang dianggap sulit diwujudkan di bawah kepemimpinan kubu sayap kanan Netanyahu.

Para analis politik yang dikutip dalam laporan tersebut menyebut bahwa manuver kontak informal ini adalah praktik diplomasi standar yang biasanya dilakukan negara adidaya sebelum terjadinya pergolakan politik di negara sekutu. Dengan menjalin diskusi dini, AS berharap dapat memastikan transisi kekuasaan—jika benar-benar terjadi—berjalan mulus tanpa merusak fondasi aliansi strategis kedua negara.

Situasi ini menambah panas dinamika politik internal Israel yang memang tengah bergolak. Kubu oposisi dalam beberapa pekan terakhir memang gencar meningkatkan tekanan terhadap pemerintahan Netanyahu, baik melalui jalur parlemen maupun gelombang demonstrasi publik. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari kantor Perdana Menteri Israel maupun Kementerian Luar Negeri AS terkait klaim komunikasi informal tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Editor Politik. Editor ringkasan kebijakan dan pemilu.

Comments (0)

User