Wamen LH Jengkel, Kebakaran TPA Jatiwaringin Jadi Tontonan Warga
Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Faisal Malik Hendropriyono mengungkapkan rasa kesalnya terhadap sikap sejumlah warga yang menjadikan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwari
Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Faisal Malik Hendropriyono mengungkapkan rasa kesalnya terhadap sikap sejumlah warga yang menjadikan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, sebagai ajang tontonan. Ia menegaskan bahwa peristiwa kebakaran di lokasi tersebut sangat berbahaya dan tidaklah patut untuk disaksikan secara bergelombang oleh masyarakat. Menurutnya, kebakaran di areal pembuangan sampah memiliki risiko tinggi terhadap kesehatan dan keselamatan, mengingat adanya asap tebal yang mengandung berbagai zat berbahaya serta potensi ledakan gas metana dari timbunan sampah. Lebih dari itu, kehadiran warga yang mendekati titik api dapat mengganggu operasional penyelamatan dan memperlambat proses evakuasi apabila terjadi eskalasi kebakaran yang lebih parah.
Kerumunan Warga Hambat Proses Pemadaman
Dalam kunjungan ke lokasi kejadian pada Sabtu (4/7/2026), Wamen LH menerima laporan langsung dari Kapolresta Tangerang, Kombes Andi Muhammad Indra Waspada, mengenai berbagai kendala yang dihadapi petugas saat berupaya memadamkan api. Salah satu hambatan utama yang dihadapi tim gabungan adalah sulitnya mengendalikan warga yang berkerumun di sekitar lokasi kebakaran. Kerumunan massa tersebut tidak hanya mengganggu mobilitas petugas, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan warga itu sendiri karena berada di zona rawan bencana. Kombes Andi menegaskan bahwa kondisi ini telah berlangsung sejak hari pertama kebakaran terjadi.
"Memang semenjak hari pertama kami bertugas di sini sampai hari kelima ini, banyak masyarakat yang ingin melihat ke sini, Pak Wamen," ujar Indra saat melaporkan kondisi lapangan kepada Diaz Faisal Malik Hendropriyono.
Atas kondisi tersebut, Wamen LH meminta agar masyarakat segera menjauhi area TPA Jatiwaringin dan memberikan ruang gerak kepada aparat gabungan yang tengah bekerja keras memadamkan api. Ia menekankan bahwa kerja sama dari seluruh pihak, termasuk kesadaran warga untuk tidak mendekati lokasi bencana, sangat krusial dalam mempercepat penanganan kebakaran serta mencegah risiko yang lebih besar bagi keamanan bersama. Pihak berwenang juga diharapkan dapat memperketat pengamanan perimeter lokasi agar masyarakat tidak lagi dapat mendekati area rawan bahaya demi keselamatan jiwa bersama. Media kami menyampaikan bahwa upaya pemadaman masih terus dilakukan dengan melibatkan berbagai instansi terkait.
Comments (0)