Viral Pemotor di Jaksel Pukuli Pasutri di Jalanan, Polisi Selidiki
Jakarta - Sebuah insiden kekerasan di jalan raya yang melibatkan sesama pengendara motor di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, menjadi viral dan kini dalam penyelidikan pihak kepolisian. Video yang bere
Jakarta - Sebuah insiden kekerasan di jalan raya yang melibatkan sesama pengendara motor di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, menjadi viral dan kini dalam penyelidikan pihak kepolisian. Video yang beredar memperlihatkan seorang pemotor pria diduga memukuli pasangan suami istri (pasutri) setelah terjadi cekcok mulut di tengah kemacetan.
Berdasarkan video yang diunggah ke media sosial dan dilihat oleh media kami pada Rabu (1/7/2026), peristiwa itu terekam dengan jelas dari sudut pandang pengunggah. Dalam rekaman, tampak pengunggah video sedang membawa anaknya yang masih balita saat berkendara motor. Suara tangis anak kecil itu ikut terdengar di sepanjang video, menambah suasana mencekam.
Kronologi Kejadian
Menurut laporan Beritainti.com, insiden bermula ketika pengemudi motor yang belakangan menjadi korban—pasutri yang berboncengan—dibentak oleh seorang pemotor lain yang diduga tidak terima dengan cara berkendara mereka. Cekcok mulut pun tak terelakkan. Tanpa diduga, pemotor yang membentak tersebut turun dari kendaraannya dan langsung melayangkan pukulan ke arah pengendara pria. Sang istri yang berusaha melerai juga ikut menjadi sasaran kekerasan fisik.
"Tolong, Pak! Ada anak kecil!" terdengar teriakan histeris dari wanita yang merekam video, sambil berusaha menenangkan anaknya yang menangis ketakutan.
Pengunggah video bahkan sempat menyampaikan langsung ke kamera bahwa ia tengah bersama putranya yang masih kecil dan sangat terguncang menyaksikan aksi brutal di depan matanya. Kondisi lalu lintas yang padat membuat sejumlah pengendara lain tidak bisa banyak berbuat, sementara pelaku tampak meluapkan amarahnya tanpa menghiraukan keberadaan warga sekitar, termasuk anak-anak.
Polisi Turun Tangan
Setelah video tersebut menyebar luas di berbagai platform media sosial, warganet ramai mengecam tindakan pelaku dan mendesak aparat untuk segera bertindak. Menanggapi viralnya kejadian ini, Kepolisian Sektor Tebet langsung membentuk tim untuk menyelidiki kasus dugaan penganiayaan di jalan raya itu.
Humas Polres Metro Jakarta Selatan menyatakan bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah bukti, termasuk rekaman video dan keterangan saksi-saksi di lokasi. "Kami sedang melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi pelaku. Bagi korban yang merasa dirugikan, kami imbau untuk segera membuat laporan resmi agar proses hukum dapat berjalan," ujar perwakilan humas seperti dikutip dari pemberitaan Beritainti.com pagi ini.
Polisi juga mengamankan rekaman CCTV milik Dinas Perhubungan yang terpasang di sekitar lokasi kejadian untuk memperkuat bukti dan memperjelas kronologi. Langkah cepat ini diambil mengingat aksi kekerasan di jalan bukan hanya merugikan korban secara fisik dan psikis, tetapi juga berpotensi memicu kemarahan publik dan konflik yang lebih luas.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mencari keberadaan pelaku yang diduga warga sekitar. Sementara itu, video lanjutan yang diunggah oleh saksi lain menunjukkan kondisi pasutri tersebut mengalami luka memar di wajah dan tangan. Kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk tetap menahan emosi dan mengedepankan penyelesaian damai di tengah lalu lintas yang kian padat.
Comments (0)