Viral 'Lautan Sampah' di Cakung Barat, Pemprov DKI Langsung Turun Tangan
Jakarta – Media sosial kembali dihebohkan dengan video yang memperlihatkan pemandangan mengejutkan berupa tumpukan sampah menggunung di sepanjang pinggir jalan di kawasan Cakung Barat, Jakarta Timu
Jakarta – Media sosial kembali dihebohkan dengan video yang memperlihatkan pemandangan mengejutkan berupa tumpukan sampah menggunung di sepanjang pinggir jalan di kawasan Cakung Barat, Jakarta Timur. Berdasarkan laporan yang diterima Beritainti.com pada Selasa (2/7/2026), hamparan sampah yang membentang sekitar 100 meter itu tidak hanya merusak estetika lingkungan, tetapi juga mengganggu kenyamanan dan keselamatan para pengendara yang melintas.
Video amatir tersebut diunggah oleh seorang pengguna Instagram yang kebetulan melintas di lokasi pada pagi hari. Dalam rekaman itu terlihat jelas beragam jenis sampah—mulai dari plastik, sisa makanan, hingga barang bekas—berserakan hingga menutupi sebagian badan jalan. "Ini seperti lautan sampah di tengah kota," tulis pemilik akun pada keterangan videonya. Dalam waktu singkat, unggahan itu dibagikan ribuan kali dan menuai banyak komentar pedas dari warganet yang menyayangkan lambatnya penanganan kebersihan di wilayah tersebut.
Respon Cepat Gubernur Pramono Anung
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi viralnya video tersebut dengan menyatakan bahwa tumpukan sampah itu kini telah sepenuhnya dibersihkan. Ia memastikan tim kebersihan langsung dikerahkan ke lokasi begitu laporan diterima, sebagai langkah sigap untuk mencegah dampak lebih buruk seperti banjir lokal, penyebaran bau tak sedap, atau potensi masalah kesehatan di permukiman sekitar.
"Saya sudah dapat laporannya. Petugas kami langsung bergerak begitu video ini viral. Alhamdulillah sekarang area tersebut sudah bersih kembali," ujar Pramono seperti dilaporkan Beritainti.com.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta yang dikonfirmasi secara terpisah oleh Beritainti.com menyampaikan bahwa total volume sampah yang diangkut dari lokasi mencapai dua truk besar. Pihaknya juga telah memasang rambu larangan membuang sampah di area tersebut serta menempatkan petugas pengawas untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Penyebab dan Antisipasi ke Depan
Pemandangan "lautan sampah" ini diduga kuat terjadi akibat ulah oknum tak bertanggung jawab yang sengaja membuang sampah secara ilegal di bahu jalan, terutama pada malam hari. Kawasan Cakung Barat yang berada di area perbatasan memang kerap menjadi titik rawan pembuangan sampah liar, sehingga diperlukan pengawasan ekstra dari pemerintah dan partisipasi aktif warga.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berjanji akan meningkatkan intensitas patroli kebersihan di titik-titik rawan serta menerapkan sanksi tegas kepada para pelaku pembuangan sampah sembarangan. Selain itu, edukasi mengenai pemilahan dan pembuangan sampah yang benar akan terus digalakkan. Pramono juga menyoroti perlunya penambahan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) legal dan optimalisasi jadwal pengangkutan sampah di wilayah Jakarta Timur agar warga tidak lagi kesulitan membuang sampah pada tempatnya.
Ke depan, Pemprov DKI berencana menambah armada pengangkut sampah dan memperketat pengawasan di seluruh titik rawan di Jakarta Timur. Kolaborasi dengan komunitas peduli lingkungan dan tokoh masyarakat setempat juga akan diintensifkan untuk menumbuhkan kesadaran kolektif. "Kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pemerintah," tegas Pramono. Saat ini, arus lalu lintas di sekitar Jalan Cakung Barat telah kembali normal, dan para pengendara dapat melintas dengan nyaman tanpa harus terganggu oleh tumpukan sampah.
Comments (0)