Taufik Hidayat Ancam Penjaga Kos dengan Golok, Paksa Mengaku Saudara Korban Usai Pulang dari RS

Beritainti.com melaporkan sebuah insiden penganiayaan yang mengejutkan terjadi di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung. Seorang wanita berinisial YTR (29) diduga menjadi korban kekerasan oleh kekasihn

Jul 06, 2026 - 14:04
0 1
Taufik Hidayat Ancam Penjaga Kos dengan Golok, Paksa Mengaku Saudara Korban Usai Pulang dari RS

Beritainti.com melaporkan sebuah insiden penganiayaan yang mengejutkan terjadi di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung. Seorang wanita berinisial YTR (29) diduga menjadi korban kekerasan oleh kekasihnya sendiri, Taufik Hidayat (TH). Fakta mencengangkan terungkap ketika pasangan ini terpaksa dilarikan ke rumah sakit, di mana pelaku memaksa penjaga kos untuk bersandiwara sebagai keluarga korban demi menutupi aksinya.

Berdasarkan penelusuran media kami di lapangan, terungkap bahwa korban dan terduga pelaku belum lama menempati rumah kos di kawasan Desa Cinunuk. Penjaga kos setempat, Resa Rohendi, menuturkan detail kedatangan pasangan tersebut yang tampak janggal sejak awal. Keduanya tiba pada 9 Maret 2026, namun kondisi YTR sudah dalam keadaan lemah dan harus dipapah masuk ke dalam kamar sewaan.

Selama kurang lebih tiga bulan menempati kos tersebut, situasi mulai memanas. Puncaknya terjadi ketika korban mengalami luka serius yang mengharuskannya mendapat perawatan medis. Bukannya menunjukkan rasa khawatir, Taufik Hidayat justru melakukan serangkaian intimidasi. Ia membawa temannya dan mengancam Resa menggunakan senjata tajam jenis golok. Ancaman itu dilontarkan agar Resa bersedia mengaku sebagai saudara kandung YTR saat mengantarkan korban ke rumah sakit.

“Pelaku memaksa saya mengaku sebagai saudaranya. Saya diancam pakai golok, dia datang ke sini sambil bawa temannya juga,” ujar Resa Rohendi kepada Beritainti.com.

Pengakuan mengejutkan dari penjaga kos ini membuka tabir kebohongan yang coba dibangun oleh Taufik Hidayat. Tidak hanya melakukan penganiayaan, pelaku juga berusaha menyembunyikan identitas dan hubungannya dengan korban dari pihak medis. Langkah nekat ini diduga kuat dilakukan untuk menghindari kecurigaan aparat, mengingat luka yang diderita korban sangat mencurigakan sebagai akibat kekerasan dalam rumah tangga.

Kondisi Korban dan Jejak Kekerasan

Kronologi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa tindakan represif ini terjadi setelah keduanya pulang dari rumah sakit. Artinya, pelaku tetap melanjutkan teror meskipun korban baru saja menerima perawatan. Aksi kekerasan yang terjadi di dalam kamar kos tersebut kini tengah diselidiki lebih lanjut. Warga sekitar mengaku tidak banyak mengetahui permasalahan pasangan ini karena mereka termasuk penghuni baru dan jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Aparat kepolisian dari Polsek Cileunyi dikabarkan telah menerima laporan terkait kasus ini. Hingga berita ini diturunkan, Beritainti.com masih berusaha mengonfirmasi status penangkapan terduga pelaku serta perkembangan pemulihan korban. Kasus ini menjadi sorotan publik dan diharapkan dapat diproses secara transparan agar memberikan efek jera bagi pelaku kekerasan terhadap perempuan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Editor Politik. Editor ringkasan kebijakan dan pemilu.

Comments (0)

User