Kapolri Akui KSPI Mitra Strategis Perjuangkan Hak Pekerja
JAKARTA — Semangat perjuangan buruh kembali mendapat tempat di hati institusi penegak hukum. Jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi Konfe
JAKARTA — Semangat perjuangan buruh kembali mendapat tempat di hati institusi penegak hukum. Jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang selama ini konsisten menjadi corong aspirasi kaum pekerja.
Berdasarkan laporan media kami di lokasi, pesan tersebut disampaikan langsung oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo saat membacakan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Momen itu terjadi dalam puncak Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KSPI 2026 yang digelar di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, pada Selasa (22/6/2026).
Di hadapan para peserta rakernas, Komjen Dedi menyampaikan salam hangat sekaligus permohonan maaf dari Kapolri yang berhalangan hadir. Namun, pesan solidaritas yang dibacakannya justru terasa sangat kuat. Kapolri memandang KSPI bukan sekadar organisasi, melainkan mitra strategis yang berhasil mengonsolidasikan kekuatan buruh secara efektif dan beradab.
Komitmen Polri Dukung Kesejahteraan Buruh
Dalam amanatnya, Jenderal Sigit menekankan bahwa negara menjamin kebebasan berserikat dan menyampaikan pendapat. Oleh karena itu, Polri bertekad untuk selalu berdiri di tengah dengan memastikan seluruh proses dialog antara pekerja dan pengusaha berjalan sesuai koridor hukum.
"KSPI telah membuktikan diri sebagai pilar penting dalam menyalurkan aspirasi dan kepentingan buruh. Kami mengapresiasi peran strategis KSPI dalam menjaga iklim investasi yang kondusif sembari terus memperjuangkan kesejahteraan pekerja. Polri menjamin akan selalu mendukung penuh agar hak-hak buruh dapat dipenuhi,"
Isi amanat tersebut disambut positif oleh para peserta rakernas. Suasana ruangan tampak hening sesaat ketika poin-poin penting mengenai dukungan aparat terhadap gerakan non-anarkis dibacakan, sebelum akhirnya pecah oleh tepuk tangan meriah.
Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Polri membuka ruang komunikasi seluas-luasnya. Kapolri menilai, terciptanya hubungan industrial yang harmonis adalah fondasi utama bagi stabilitas nasional. Oleh karena itu, sinergi antara kepolisian dan elemen pekerja seperti KSPI harus terus diperkuat untuk mengantisipasi potensi gesekan di lapangan.
Comments (0)