Tangis dan Doa Iringi Perpisahan Terakhir Ayatollah Ali Khamenei di Teheran

TEHERAN, Beritainti.com — Ribuan pelayat memadati jalan-jalan utama di ibu kota Iran untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Ayatollah Ali Khamenei. Prosesi perpisahan yang berlangsung sejak

Jul 07, 2026 - 23:02
0 0
Tangis dan Doa Iringi Perpisahan Terakhir Ayatollah Ali Khamenei di Teheran

TEHERAN, Beritainti.com — Ribuan pelayat memadati jalan-jalan utama di ibu kota Iran untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Ayatollah Ali Khamenei. Prosesi perpisahan yang berlangsung sejak pagi hari itu berhasil menyedot perhatian warga dari berbagai penjuru kota. Suasana duka dan doa menyelimuti seluruh rangkaian prosesi, menciptakan momen haru yang akan dikenang dalam sejarah bangsa tersebut.

Lautan manusia yang mengenakan pakaian gelap terlihat memenuhi ruas jalan menuju lokasi upacara perpisahan. Banyak di antara pelayat terlihat menangis sambil mengangkat potret sang pemimpin dan bendera hitam sebagai tanda berkabung. Petugas keamanan dikerahkan secara massif untuk mengatur arus massa yang terus berdatangan dari berbagai wilayah di Teheran. Laporan yang diterima media kami menyebutkan, antusiasme warga begitu tinggi hingga beberapa ruas jalan utama harus ditutup total demi kelancaran prosesi.

Suasana Haru di Sepanjang Jalan Prosesi

Masjid-masjid di sekitar lokasi peristiwa mengumandangkan doa bersama untuk memberikan kekuatan bagi keluarga dan para pengikut. Suara tangis pecah dari berbagai sudut keramaian saat iring-iringan jenazah melintas. Para pemuka agama memimpin pembacaan ayat-ayat suci dan doa-doa khusus, sementara ribuan warga yang berdiri di trotoar mengikuti dengan khusyuk.

"Kami datang ke sini untuk mengantar kepergian seorang tokoh besar yang telah lama membimbing bangsa kami. Ini adalah momen yang sangat berat bagi hati kami semua," ungkap salah seorang warga yang turut hadir dalam prosesi tersebut.

Prosesi perpisahan ini menjadi bukti kedalatan ikatan emosional antara pemimpin dan rakyatnya. Warga dari berbagai kalangan usia, mulai dari lansia hingga anak-anak, terlihat berpartisipasi dalam doa bersama. Tim medis dan relawan disiagakan di berbagai titik untuk membantu pelayat yang mengalami kelelahan akibat berdiri berjam-jam di tengah kerumunan besar. Hingga malam hari, dentuman suara doa dan bacaan salawat masih terdengar menggema di sepanjang jalan ibu kota.

Dengan berlangsungnya upacara perpisahan ini, babak baru dalam perjalanan bangsa Iran pun mulai terbuka. Namun pada saat ini, seluruh perhatian masyarakat masih tertuju pada momen duka yang mendalam, di mana tangis dan doa menjadi ungkapan terakhir rasa cinta serta penghormatan bagi Ayatollah Ali Khamenei.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Nasional. Reporter ringkasan peristiwa penting.

Comments (0)

User