Struick Bintang, Dewa United Gilas Brisbane Roar 4-0 di Uji Coba

Skor akhir 4-0. Dewa United membungkam Brisbane Roar dalam laga uji coba internasional di Bali United International Stadium (BIS), dan Rafael Struick memastikan namanya tertulis di papan skor hanya ti...

Aug 28, 2026 - 21:53
0 0
Struick Bintang, Dewa United Gilas Brisbane Roar 4-0 di Uji Coba

Skor akhir 4-0. Dewa United membungkam Brisbane Roar dalam laga uji coba internasional di Bali United International Stadium (BIS), dan Rafael Struick memastikan namanya tertulis di papan skor hanya tiga menit setelah kick-off. Gol cepat itu bukan sekadar pembuka — ia mengubah peta permainan, memaksa tim tamu keluar dari zona nyaman dan membuka ruang yang terus dimanfaatkan tuan rumah sepanjang 90 menit.

Gol Kilat Struick dan Keunggulan Taktis Babak Pertama

Menit ke-3, umpan terobosan dari lini tengah memecah barisan pertahanan Brisbane Roar. Struick, yang bergerak dari sisi kanan, menyambut bola dengan satu sentuhan dan melepaskan tembakan first-time ke tiang dekat. Kiper Brisbane Roar hanya mampu memandang bola melesak masuk. Gol tercepat dalam laga itu menjadi sinyal bahwa Dewa United tampil dengan formasi 4-3-3 yang menekankan transisi cepat dari bertahan ke menyerang.

Setelah gol pembuka, Brisbane Roar mencoba merespons dengan menaikkan tekanan. Namun, pressing tinggi yang diterapkan lini tengah Dewa United memaksa lawan kerap kehilangan bola di area sendiri. Penguasaan bola di babak pertama tercatat 57 persen untuk tuan rumah, dan shots on target 3-0. Struick hampir mencetak gol keduanya di menit ke-22 lewat tendangan voli, tetapi kiper tamu melakukan penyelamatan gemilang dengan refleks yang sulit dipercaya.

Babak Kedua: Pesta Gol dan Solidnya Lini Belakang

Memasuki babak kedua, Brisbane Roar melakukan sejumlah pergantian pemain untuk mencari ritme permainan. Namun, justru Dewa United yang makin percaya diri. Menit ke-58, gol kedua tercipta melalui skema sepak pojok. Bola hasil tendangan pojok disambut sundulan pemain bertahan yang lolos dari penjagaan, menaklukkan kiper dengan arah yang sulit dijangkau. Assist tercatat untuk eksekutor sepak pojok yang melepaskan umpan melengkung dengan akurasi tinggi.

Menit ke-74, Dewa United menambah keunggulan lewat serangan balik kilat. Umpan satu-dua di lini tengah memutus rantai umpan lawan, dan penyelesaian akhir dengan kaki kiri membuat skor berubah menjadi 3-0. Brisbane Roar yang mulai frustrasi justru melakukan pelanggaran beruntun; wasit mengeluarkan kartu kuning pada menit ke-79 dan 83. Di menit ke-88, gol keempat menutup pesta. Pemain pengganti yang baru masuk memanfaatkan bola liar hasil sapuan yang tidak sempurna dan menuntaskannya dengan tendangan keras dari dalam kotak penalti.

Clean Sheet, Statistik, dan Modal Berharga

Skor akhir 4-0 tak lepas dari kerja keras lini belakang yang tampil disiplin. Kiper Dewa United mencatat clean sheet berkat tiga penyelamatan penting, termasuk satu situasi one-on-one di menit ke-67 yang sempat mengancam gawang. Sepanjang laga, penguasaan bola tercatat 58 persen berbanding 42 persen, sementara shots on target 7-2. Catatan offside 2-3 menunjukkan lini pertahanan tuan rumah bermain dengan garis yang rapi dan terorganisasi.

Menariknya, laga ini berjalan relatif bersih tanpa insiden VAR berarti. Wasit hanya mengeluarkan dua kartu kuning untuk pemain Brisbane Roar di babak kedua dan satu kartu kuning untuk pemain Dewa United pada menit ke-81. Intensitas duel fisik memang tinggi, tetapi kedua tim tetap bermain sportif hingga peluit panjang berbunyi.

Komentar Pelatih dan Evaluasi Menuju Kompetisi

Usai laga, pelatih Dewa United menegaskan bahwa kemenangan ini adalah hasil dari persiapan yang matang. “Para pemain menjalankan instruksi dengan baik, terutama soal transisi dan pressing. Skor akhir 4-0 adalah bonus, tetapi yang paling penting adalah cara kami bermain,” ujarnya dalam konferensi pers. Ia juga menyoroti gol cepat Struick yang menjadi pembeda psikologis bagi kedua tim sejak menit-menit awal.

Bagi Brisbane Roar, hasil ini menjadi bahan evaluasi serius menjelang musim A-League. Pelatih tim tamu mengakui Dewa United tampil lebih siap secara fisik dan taktik, dan menegaskan bahwa kekalahan telak ini akan menjadi pelajaran berharga bagi starting XI andalannya. Di sisi lain, Dewa United meninggalkan BIS dengan kepala tegak — empat gol, clean sheet, dan kepercayaan diri yang tumbuh jelang laga-laga berikutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User