SERANGAN ISRAEL HANTAM TEND PENGUNGSI GAZA, DELAPAN TEWAS TERMASUK IBU DAN ANAK

Beritainti.com melaporkan bahwa gelombang serangan Israel terbaru menerjang Jalur Gaza pada Senin, 29 Juni, meskipun perjanjian gencatan senjata yang berlaku sejak Oktober tahun lalu masih berlangsun

Jul 07, 2026 - 23:24
0 0
SERANGAN ISRAEL HANTAM TEND PENGUNGSI GAZA, DELAPAN TEWAS TERMASUK IBU DAN ANAK

Beritainti.com melaporkan bahwa gelombang serangan Israel terbaru menerjang Jalur Gaza pada Senin, 29 Juni, meskipun perjanjian gencatan senjata yang berlaku sejak Oktober tahun lalu masih berlangsung. Setidaknya delapan orang meninggal dunia, termasuk seorang ibu dan putrinya yang masih kecil, sementara puluhan lainnya menderita luka-luka. Serangan udara ini menyasar kawasan tenda di Al-Mawasi, sebelah barat Khan Younis di Gaza selatan, yang menjadi tempat tinggal banyak keluarga pengungsi.

Sumber-sumber medis di Gaza mengonfirmasi bahwa korban ibu dan anak itu tewas saat tenda mereka dihantam langsung. Jenazah keduanya dibawa ke rumah sakit setempat dengan kondisi mengenaskan. Serangan terjadi dalam beberapa gelombang pada malam hingga dini hari, menimbulkan kepanikan di antara ribuan pengungsi yang sudah tinggal di kamp darurat itu selama berbulan-bulan. Rekaman amatir yang beredar menunjukkan asap membumbung dan warga berupaya mengevakuasi korban dari puing-puing tenda.

Pelanggaran Gencatan Senjata

Tindakan militer Israel ini disesalkan banyak pihak karena melanggar gencatan senjata yang telah disepakati sejak Oktober tahun lalu. Menurut pantauan Beritainti.com, serangan-serangan sporadis memang masih terjadi, tetapi insiden besar seperti kali ini jarang dilaporkan selama periode damai. Pengamat hak asasi manusia menyebut serangan ke kamp pengungsi sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

"Kami sangat terkejut dengan serangan malam itu. Tiba-tiba ada suara ledakan keras dari arah tenda sebelah, dan saat kami keluar, kami melihat api dan teriakan minta tolong," ujar seorang saksi mata yang tidak ingin disebutkan namanya, kepada tim Beritainti.com.

Selain korban jiwa, puluhan orang lainnya mengalami luka bakar dan patah tulang. Fasilitas kesehatan di Khan Younis kewalahan merawat para korban, sementara pasokan obat-obatan dan perlengkapan medis semakin menipis. Tim penyelamat masih mencari kemungkinan korban lain yang mungkin terjebak di bawah reruntuhan tenda. Beritainti.com terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan akan memberikan laporan selanjutnya. Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Israel terkait serangan tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Nasional. Reporter ringkasan peristiwa penting.

Comments (0)

User