Rudal Rusia Hantam Pusat Perbelanjaan Ukraina, 15 Orang Tewas

Serangan beruntun drone Rusia yang menghantam sebuah pusat perbelanjaan di kota Kryvyi Rih, Ukraina tengah, pada hari Jumat menewaskan sedikitnya 15 orang

Rudal Rusia Hantam Pusat Perbelanjaan Ukraina, 15 Orang Tewas

Serangan beruntun drone Rusia yang menghantam sebuah pusat perbelanjaan di kota Kryvyi Rih, Ukraina tengah, pada hari Jumat menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai puluhan lainnya. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuding Moskow sengaja menyasar petugas penyelamat dalam pola serangan yang dikenal sebagai "double-tap", ketika drone kedua dilaporkan menghantam mal tersebut sekitar 30 menit setelah ledakan pertama.

Kryvyi Rih, kota kelahiran Zelensky, berulang kali menjadi sasaran rudal dan drone Rusia sejak invasi skala penuh pada Februari 2022. Serangan pada Jumat itu terjadi di tengah hari, saat pusat perbelanjaan dipadati pengunjung, sehingga jumlah korban jiwa dikhawatirkan masih akan bertambah seiring berlangsungnya evakuasi dari bawah puing-puing.

Kronologi Serangan "Double-Tap"

Berdasarkan keterangan otoritas setempat, drone pertama menghantam bangunan pusat perbelanjaan dan memicu kebakaran besar. Puluhan petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat langsung dikerahkan untuk mengevakuasi korban yang terjebak di dalam gedung. Namun, sekitar setengah jam kemudian, drone kedua meledak di area yang sama, tepat ketika para penyelamat sedang sibuk bekerja di antara reruntuhan.

Pola semacam ini oleh para pengamat militer disebut sebagai taktik "double-tap" atau serangan ganda, yang sengaja dirancang untuk melukai atau membunuh petugas penyelamat yang datang menolong korban gelombang pertama. Taktik serupa sebelumnya juga dilaporkan terjadi di sejumlah kota Ukraina maupun dalam konflik lain di Timur Tengah.

"Ini bukan kecelakaan dan bukan tembakan yang nyasar. Ini adalah kejahatan yang disengaja, dirancang untuk membunuh sebanyak mungkin orang," kata Zelensky dalam pernyataannya, seraya menegaskan bahwa Rusia harus bertanggung jawab penuh atas serangan tersebut.

Korban Jiwa dan Upaya Penyelamatan

Otoritas Ukraina melaporkan sedikitnya 15 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka, dengan sejumlah korban masih tertimbun puing-puing. Gubernur wilayah Dnipropetrovsk menyatakan operasi pencarian dan penyelamatan terus berlangsung hingga malam hari, sementara rumah sakit-rumah sakit di Kryvyi Rih dan kota-kota sekitarnya disiagakan penuh untuk menerima korban luka, termasuk sejumlah anak-anak.

Serangan ke pusat perbelanjaan di Kryvyi Rih ini bukanlah yang pertama. Kota industri yang menjadi pusat produksi baja Ukraina itu telah berkali-kali dihantam rudal balistik dan drone sejak awal invasi. Pada serangan-serangan sebelumnya, sasaran kerap mencakup infrastruktur sipil seperti stasiun kereta, gedung administrasi, dan permukiman penduduk, yang menurut Kyiv menunjukkan pola penargetan warga sipil yang sistematis.

AspekDrone PertamaDrone Kedua
Waktu seranganGelombang awal±30 menit kemudian
SasaranBangunan pusat perbelanjaanArea yang sama, saat penyelamat bekerja
Dampak utamaKebakaran besar, korban sipilKorban bertambah, penyelamat terdampak

Kecaman Zelensky dan Respons Dunia

Zelensky menyebut serangan itu sebagai bukti bahwa Rusia menargetkan warga sipil, bukan infrastruktur militer. Pemerintah Ukraina menegaskan bahwa menyerang petugas penyelamat merupakan pelanggaran berat hukum humaniter internasional dan dapat digolongkan sebagai kejahatan perang, sejalan dengan konvensi yang melindungi petugas medis dan kemanusiaan dalam konflik bersenjata.

"Menyerang penyelamat adalah pesan yang sangat kejam: penyerang tidak hanya ingin menghukum korban, tetapi juga siapa pun yang berusaha menolong mereka," ujar seorang analis keamanan Eropa yang memantau perang di Ukraina. Ia menambahkan bahwa serangan semacam itu juga dirancang untuk melumpuhkan respons penyelamatan, sehingga angka kematian korban gelombang pertama menjadi semakin tinggi.

Komunitas internasional kembali mengecam serangan itu. Perserikatan Bangsa-Bangsa dan sejumlah negara Eropa menyerukan akuntabilitas atas serangan terhadap warga sipil, sementara Ukraina kembali mendesak sekutunya mempercepat pengiriman sistem pertahanan udara untuk melindungi kota-kota di garis belakang. Tanpa perlindungan yang memadai, kota-kota seperti Kryvyi Rih akan terus menjadi sasaran empuk serangan drone Rusia yang sulit dideteksi dalam waktu singkat oleh radar konvensional.

  • Sedikitnya 15 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam serangan drone ganda
  • Drone kedua menghantam lokasi yang sama sekitar 30 menit setelah serangan pertama
  • Zelensky menuding Rusia menargetkan petugas penyelamat dengan taktik "double-tap"
  • PBB dan negara-negara Eropa mengecam keras serangan terhadap warga sipil
[SOCIAL_TWEET]: Tragis: serangan drone ganda Rusia di pusat perbelanjaan Kryvyi Rih tewaskan 15 orang. Drone kedua menyasar petugas penyelamat — pola "double-tap" yang kejam. #Ukraina #KryvyiRih[SOCIAL_TG]: Breaking news: Serangan drone "double-tap" Rusia di Kryvyi Rih menewaskan 15 orang dan melukai puluhan lainnya. Drone kedua menyasar tim penyelamat. Simak kronologi lengkapnya di Beritainti.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User